Berita Bali

Koster Beber Prestasi Bali Era Baru di Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali

Puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali dirayakan dengan pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Ming

Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali dirayakan dengan pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Minggu (Redite Pahing, Matal) 14 Agustus 2022. 

TRIBUN-BALI.COM - Puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali dirayakan dengan pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Minggu (Redite Pahing, Matal) 14 Agustus 2022.

Gubernur Bali Wayan Koster bertindak sebagai inspektur pada upacara yang melibatkan pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Bali serta perwakilan siswa SMA itu.

Upacara peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali dihadiri pula oleh perwakilan pimpinan DPRD Bali, Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster, Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra dan jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Provinsi Bali.

Puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali dirayakan dengan pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Minggu (Redite Pahing, Matal) 14 Agustus 2022.
Puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali dirayakan dengan pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Denpasar, Minggu (Redite Pahing, Matal) 14 Agustus 2022. (istimewa)

Mengawali pidatonya, Koster menyampaikan rasa syukur karena berkat kerja keras Satgas Penanganan COVID-19 dan dukungan seluruh krama Bali, pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia dan pertama kali muncul di Bali pada tanggal 10 Maret 2020, telah dapat dikelola dengan sangat baik.

Menurutnya, pencapaian ini merupakan keberhasilan membangun kekebalan tubuh masyarakat melalui vaksinasi. Provinsi Bali masuk kategori terbaik dalam penanganan pandemi COVID-19, tercepat dalam pencapaian vaksinasi, dengan vaksinasi booster tertinggi di Indonesia yaitu sudah mencapai 78 persen.

Atas capaian tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua unsur Satgas Penanganan COVID-19 yang telah bekerja keras secara bersama-sama dengan berbagai komponen masyarakat. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada masyarakat luas yang telah dengan tertib, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab mengikuti ketentuan protokol kesehatan COVID-19 selama masa pandemi.

Sejalan dengan makin membaiknya kondisi pandemi COVID-19 dan tingginya pencapaian vaksinasi di Bali, ia telah mengambil langkah berani meyakinkan pemerintah pusat agar Bali diberikan kelonggaran bagi wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik untuk berkunjung ke Bali tanpa karantina mulai tanggal 7 Maret 2022.

Sejak saat itu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan domestik (wisdom) ke Bali terus mengalami peningkatan. Peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali secara langsung berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali.
Ekonomi Bali bangkit dari keterpurukan, tumbuh positif sebesar 3,04 persen pada triwulan kedua tahun 2022.

Koster berkeyakinan, momentum yang sangat baik ini dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan seiring dengan semakin banyaknya event nasional dan internasional di Bali, terutama rangkaian pertemuan Presidensi G20, yang puncaknya berlangsung pada tanggal 15-16 November 2022.

Masih dalam pidatonya, Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali ini mengajak seluruh komponen untuk menjadikan pandemi COVID-19 sebagai pelajaran berharga, membangun kesadaran baru, memperoleh pengetahuan dan pendekatan baru, serta mematangkan serta memperkokoh itikad dan tekad bersama dalam mewujudkan visi Pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Visi tersebut mengandung makna “menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sakala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan Prinsip Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945”.

Ditambahkan Koster, visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali diselenggarakan dengan membentuk dan memberlakukan 47 produk hukum penting dan strategis, untuk menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali.

Seluruh produk hukum dimaksud, selain sebagai landasan hukum juga menjadi haluan dalam mempercepat pencapaian Bali Era Baru.

Selama 4 tahun pelaksanaan visi tersebut, kata Koster, banyak capaian nyata yang telah terwujud. Capaian itu mencakup lima bidang prioritas yaitu penguatan dan pemajuan desa adat, tradisi, seni-budaya, serta kearifan lokal Bali ditandai dengan semakin semarak krama Bali menyelenggarakan berbagai bentuk aktivitas adat dan budaya, meningkatnya penyediaan pangan yang berkualitas melalui pertanian organik, menuju Bali Pulau Organik; semakin membaiknya kualitas layanan dan jaminan kesehatan; meningkatnya akses dan mutu pendidikan; peningkatan kompetensi dan pelindungan tenaga kerja, terutama Pekerja Migran Indonesia (PMI) krama Bali; penyelenggaraan kepariwisataan berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat; keberpihakan secara kuat dan konsisten pada penggunaan produk lokal Bali; dan bergerak menuju Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved