Bali United

Tak Hanya Soroti Kinerja Wasit, Coach Teco Kantongi Evaluasi Kekalahan Bali United Dari Arema FC

Tak hanya soroti kinerja wasit, Coach Teco juga sudah kantongi evaluasi dari kekalahan Bali United di kandang sendiri oleh Arema FC.

Penulis: Putu Kartika Viktriani | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Wayan Diky Setiawan
Bali United Vs Arema FC pada laga pekan keempat Liga 1 2022-2023 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu 13 Agustus 2022 malam - Tak hanya soroti kinerja wasit, Coach Teco juga sudah kantongi evaluasi dari kekalahan Bali United di kandang sendiri oleh Arema FC. 

TRIBUN-BALI.COM - Bali United dipermalukan Arema FC di kandangnya sendiri pada laga pekan keempat Liga 1 2022-2023.

Pasukan Serdadu Tridatu menjamu Arem FC pada pekan keempat BRI Liga 1 2022/2023 pada Sabtu, 13 Agustus 2022 malam.

Bali United pun harus mengakui keunggulan Arema FC di kandang sendiri usai dikalahkan dengan skor 1-2.

Meski bermain di hadapan dukungan penuh dari suporter setia yang memadati Stadion Kapten I Wayan Dipta, skuad Bali United gagal meraih poin penuh.

Justru sebaliknya, sang tamu yang mampu merebut tiga poin.

Meski kalah, tetapi Bali United sejatinya tampil lebih mendominasi dari tim tamu.

Beberapa kali ancaman berbahaya dibuat oleh Fadil dan kolega, baik melalui skema serangan terbuka maupun bola mati.

Secara statistik, skuad asuhan Teco mendominasi ball possesion 61 persen dibandingkan skuad Almeida yang hanya 39 persen di lapangan. 

Serangkaian upaya serangan tersebut pun sempat membuat Johan Alfarizi dkk tampak kewalahan.

Dilansir dari situs resmi Bali United, disebut ada beberapa kontroversi yang mewarnai jalannya laga seru antara Bali United dan Arema FC ini.

Baca juga: Curi Poin di Kandang Bali United, Arema FC Naik Klasemen dan Jadi Modal Kuat Tatap Liga 1

Hal tersebut tidak lepas dari sejumlah keputusan kontroversial yang dilakukan oleh wasit Faulur Rosy yang memimpin jalannya partai besar ini.

Selama jalannya pertandingan, beberapa kali ia melakukan kekeliruan dan ketidaktegasan yang merugikan, khususnya bagi Bali United.

Beberapa pelanggaran yang diterima oleh penggawa Bali United seolah luput dari pengamatan wasit.

Tentu saja itu merugikan skuad Serdadu Tridatu, karena hal tersebut dapat memberi peluang untuk menciptakan gol.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra pun menyiratkan rasa kekecewaan atas kepemimpinan sang pengadil di atas lapangan.

Sebab, beberapa kali anak asuhnya menerima pelanggaran keras tetapi tidak digubris.

“Soal wasit, saya tidak ingin berkomentar. Saya pikir seluruh penonton bisa melihat sendiri kejadian di lapangan,” ujar Coach Teco seperti dilansir dari BaliUtd.com.

Meskipun begitu, pelatih asal Brasil itu tidak ingin sepenuhnya menyalahkan wasit sebagai penyebab kekalahan Bali United kemarin.

Coach Teco juga sadar ada beberapa hal yang seharusnya dilakukan untuk mencegah Arema FC mencetak gol, terutama gol ketiga.

Baca juga: Bali United Vs Arema FC 1-2, Ricky Fajrin Cetak Gol Blunder, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang Pecah

Salah satu bahan evaluasi Coach Teco dari penampilan Bali United semalam adalah marking atau penjagaan terhadap lawan yang dirasa masih longgar.

Akibatnya, skuad Singo Edan mampu mencetak dua gol ke gawang Nadeo Arga Winata.

“Dua gol mereka seharusnya dapat dicegah jika kami melakukan marking dengan lebih bagus. Salah satunya gol bunuh diri dari Ricky Fajrin, itu seharusnya kami marking lebih bagus lagi,” tutup Coach Teco.

Arema FC sendiri berhasil unggul terlebih dahulu berkat gol yang dicetak oleh Abel Camara pada menit ke-22 usai memanfaatkan umpan matang dari Renshi Yamaguchi.

Namun, keunggulan hanya bertahan selama enam menit sebelum Bali United menyamakan kedudukan.

Tepat pada menit ke-28, Privat Mbarga sukses membuat skuad Serdadu Tridatu mengejar ketinggalan berkat golnya.

Pemilik nomor punggung 37 itu berhasil menanduk bola umpan terukur hasil sepakan bebas dari Fadil untuk menaklukkan Adilson Maringa.

Skor sama kuat membuat kedua tim saling menggencarkan serangan, terutama ketika memasuki babak kedua.

Namun, Arema FC justru yang berhasil mencuri keunggulan dengan memanfaatkan kelengahan di barisan belakang Bali United.

Baca juga: Bali United Vs Arema FC Skor Akhir 1-2, Posisi Serdadu Tridatu Kini ke-7 di Klasemen Sementara

Hal tersebut terjadi lantaran pada menit ke-84 skuad Singo Edan mendapatkan gol bunuh diri dari Ricky Fajrin.

Kesalahan antisipasi bola yang dilakukan oleh bek kiri Bali United ini membuat Arema FC mengunci keunggulan tipis 2-1.

Lebih lanjut, selepas menghadapi Arema FC, Bali United akan langsung menghadapi dua partai tandang beruntun.

Perjalanan ke markas PS Barito Putera pada tanggal 18 Agustus 2022 menjadi pembuka dan setelah itu melawat ke Bandung untuk berjumpa Persib pada tanggal 23 Agustus 2022 mendatang.

Sisa Jadwal Bali United di Liga 1 2022-2023 Putaran 1

Persib vs Bali United FC : 23 Agustus 2022

Bali United FC vs Persik : 27 Agustus 2022

Persebaya vs Bali United FC : 2 September 2022

Bali United FC vs Dewa United FC : 10 September 2022

Persis vs Bali United : 15 September 2022

Baca juga: Rekor Buruk Arema FC Di Stadion Dipta Hantui Pasukan Eduardo Almeida, Bali United Optimis Menang

Bali United FC vs Persikabo 1973 : 30 September 2022

Persita vs Bali United FC : 7 Oktober 2022

Bali United FC vs Bhayangkara FC : 15 Oktober 2022

Madura United FC vs Bali United FC : 22 Oktober 2022

Bali United FC vs Borneo FC : 29 Oktober 2022

Bali United FC vs PSS Sleman : 6 November 2022

PSIS Semarang vs Bali United FC : 13 November 2022

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved