PMI Telantar di Turki

Sakit yang Diderita Ayu Vira, PMI Asal Bali yang Terpaksa Curi Waktu untuk Makan

I Gusti Ayu Vira Wijayantari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengadu nasib di Turki kini kehabisan uang dan tidak memiliki biaya lagi

Istimewa
I Gusti Ayu Vira Wijayantari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam kondisi sakit kini telantar di Turki. Ia pun ingin segera pulang ke Indonesia. 

 


TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Gusti Ayu Vira Wijayantari seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengadu nasib di Turki kini kehabisan uang dan tidak memiliki biaya lagi untuk makan dan berobat. 

Sebelumnya Ayu Vira merupakan PMI asal Bangli yang bekerja sebagai Terapis SPA di Turki. Baru 1,3 tahun bekerja di Turki, ia sakit hingga harus berhenti bekerja.

Sakit yang dideritanya mulai muncul pada Bulan Juni, ditandai dengan kondisi badan yang drop dan muntah darah. Sehingga ia berhenti bekerja pada 17 Juli 2022 lalu. 

Baca juga: Usai Terima Keluhan PMI Asal Bali yang Bekerja di Turki, Disnaker Akan Koordinasi dengan Keluarga


"Untuk yang baru kelihatan di paru-paru saya ada virus, kalau di bagian perut emang kebetulan harus berobat lagi untuk mengetahui pastinya kenapa, tapi karena biaya rumah sakit di sini mahal jadi saya belum dapat melakukan pengobatan lagi," katanya pada, Senin 15 Agustus 2022. 

Sebelum sakit ia sempat bekerja menjadi Terapis SPA namun dengan gaji dan waktu kerja yang tak sesuai dengan kontrak.

Kini keluarga besarnya di Bali sudah mengetahui terkait kondisi yang dialami Ayu Vira. Namun terkendala dengan biaya. 

"Dari pihak ibu saya sedang mengusahakan untuk saya bisa pulang kak, tapi emang untuk biaya saya tidak ada karena ibu saya bergantung ke saya kan dan kebetulan saya yang sakit jadi emang sedikit kebingungan jadinya," tambahnya. 

Baca juga: UPDATE PMI Gusti Ayu Vira, Kontrak Kerja Dipelajari Kemenlu Guna Melihat Ada Penipuan Atau Tidak


Sementara, Anak Agung Raka Murtini selaku Pemilik Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang membuat Ayu Vira menjadi PMI sudah menghubungi Ayu Vira.

Pihaknya akan mengusahakan kepulangan Ayu Vira ke Bali. Ayu Vira merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Adiknya seorang laki-laki dan kini tinggal bersama ibunya di Jalan Akasia Gang Jagung, Denpasar.

Kini ia tinggal ditempat bekerjanya terakhir dan makanan didapat dari sumbangan teman-temannya. 


"Kebetulan saya sempat bekerja terakhir selama satu bulan, lalu bos saya yang terakhir ini baik dan mengizinkan saya tinggal di tempat tinggal staffnya selama saya sakit. Kalau untuk bekal uang saya ngga ada kak karena sudah habis saya pakai berobat, kalau untuk bekal makanan kebetulan teman teman saya membantu dan masih ada," terangnya. 

Kini kondisi kesehatannya sudah tidak separah bulan Juli lalu. Pada saat itu Vira benar-benar merasa kesakitan. Untuk saat ini sudah membaik hanya saja memang masih terasa sakit. 


"Saya hanya ingin dibantu untuk kepulangan agar tiang bisa melakukan pengobatan lanjutan di Bali karena menurut saya mungkin akan lebih murah jika saya melakukan pengobatan di Bali dan terlebih ada bantuan dari BPJS juga, daripada di Turki biayanya sangat mahal sekali," tutupnya. (*) 

 

 

Berita lainnya di Pekerja Migran Indonesia

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved