Berita Bangli

NEKAT Akhiri Nyawa, S Frustasi Pacarnya Direbut Orang, Kejadian di Kintamani 

Seorang bujang berusia 28 tahun asal Desa Awan, Kecamatan Kintamani,  nekat akhiri hidup. Kejadian di kebun jeruk di Kintamani.

ist
Seorang bujang berusia 28 tahun asal Desa Awan, Kecamatan Kintamani,  nekat akhiri hidup.  

TRIBUN-BALI.COM - Seorang bujang berusia 28 tahun asal Desa Awan, Kecamatan Kintamaninekat akhiri hidup

Sang bujang ini gantung diri di kebun jeruk.

Usut punya usut, motif pria bernama Made S ini nekat akhiri hidup akibat masalah asmara.

Diketahui, peristiwa gantung diri ini terjadi pada hari Selasa (16/8/2022).

Bermula saat I Nyoman M, mendapati anaknya, Made S keluar rumah tanpa mengatakan apapun, sekitar pukul 09.30 WITA.

S menuju ke kebun jeruk milik pamannya, yang bernama Jro WM.

Baca juga: MENINGGAL DUNIA, Hilang Digulung Ombak Saat Snorkeling, Jasad Wisman Korea Ditemukan

Baca juga: KISAH PILU GUSTI AYU, PMI Asal Bangli Sakit di Turki, Jarang Makan dan Gaji Tidak Sesuai Janji

Seorang bujang berusia 28 tahun asal Desa Awan, Kecamatan Kintamani,  nekat akhiri hidup. 
Seorang bujang berusia 28 tahun asal Desa Awan, Kecamatan Kintamani,  nekat akhiri hidup.  (ist)

 

Sore harinya sekitar pukul 15.30 WITA, giliran Nyoman M yang pergi ke kebun jeruk.

Ia hendak memberi makan ayam.

Sesampainya di kebun, Nyoman M tidak mendapati keberadaan anaknya di pondok.

Namun ia malah mendapati baju yang mulanya tergantung rapi, telah berantakan dan tali plastik yang digunakan untuk menggantung baju telah lenyap.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved