Kabar Seleb

Sosok Putu Satria Koesoma, Penulis Kisah Patriotisme Asal Bali dengan Sentuhan Budaya

Putu Satria Koesoma, jadi sosok penulis asal Bali yang memiliki hasil karya yang mampu menembus pasar Nasional dan Internasional

istimewa
Sosok Putu Satria Koesoma penulis naskah asal Bali. Sosok Putu Satria Koesoma, Penulis Kisah Patriotisme Asal Bali dengan Sentuhan Budaya 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASARPutu Satria Koesoma, jadi sosok penulis asal Bali yang memiliki hasil karya yang mampu menembus pasar Nasional dan Internasional.

Karya-karya yang penuh dengan intrinsic kemerdekaan dan patriotisme sering digarapnya dengan sentuhan budaya yang kental.

Sosok Putu Satria Koesoma adalah sosok yang penuh dengan visi lokal kebudayaan Bali yang selalu ia selipkan di setiap karya-karya dan bentuk cerpen maupun naskah drama.

Yang terbaru, dirinya sempat mementaskan drama pendek berjudul Kabar Dari Angin.

Drama ini untuk mengenang kisah dan perjalanan Bung karno dalam perjuangannya meraih kemerdekaan hingga kemudian menjadi salah satu tonggak kemerdekaan Indonesia.

Drama Pendek Kabar Dari Angin ini menjadi karyanya yang ke sebelas  yang ditulis langsung oleh sosok Putu Satria Koesoma.

Cerita ini berkisah tentang Putra Sang Fajar mengirim sejumlah pemuda ke luar negeri untuk belajar dan kemudian nantinya akan membangun Indonesia kembali.

Pentas yang dilakukan di Panggung Rumah Gempol 85 Singaraja ini menjadi salah satu mahakarya dari Putu Satria Koesoma sebagai bentuk mengenang kisah Bung Karno dalam perjalannya menyatukan seluruh Indonesia.

Seniman asal Banyuning yang mencoba menuangkan kisah perjalanan dan perjuangan Presiden RI Pertama Ir. Soekarno dalam sentuhan yang penuh dengan kebudayaan

Pementasan drama pendek Kabar Dari Angin, Senin 21 Juni 2021 lalu merupakan naskah drama yang kesebelas ditulis Putu Satria Koesoma, melalui pementasan sejumlah adegan drama.

 “Lewat drama itu saya mengingatkan soekarno”

“Dari dulu dia sudah berpikir bagaimana memajukan bangsa indonesia ini dengan cara mengirim para pemuda untuk belajar ke luar negeri, kemudian pulang untuk membangun negari,” ungkap Satria Kusuma.

 “Melalui drama saya melalui kegiatan saya, saya mencoba agar kita tidak lupa dengan pada sejarah terutama pada apa cita-cita Bung Karno itu yang bercita-cita besar memajukan bangsanya melalui Tri Sakti,”

“Sepertinya berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan kemudian manusia yang berkebudayaan, jadi kita jaga warisan Bung Karno seperti pancasila, gotong royong dan sebagainya gitu,” ujar Satria Kusuma.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved