Berita Jembrana

Tidak Dilengkapi Dokumen Sah, Polsek Pelabuhan Gilimanuk Gagalkan Pengiriman 200 Kulit Sapi Kering

Sebanyak 200 kilogram kulit sapi kering tanpa dilengkapi dokumen sah diamankan petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di pelabuhan

Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk
Polisi saat mengamankan pick up bermuatan kulit sapi kering seberat 200 ton di Pelabuhan Gilimanuk, Rabu 17 Agustus 2022. 

 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sebanyak 200 kilogram kulit sapi kering tanpa dilengkapi dokumen sah diamankan petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk di pelabuhan, Rabu 17 Agustus 2022 sore.

Kulit sapi kering yang dimuat pada mobil pick up itu tak dilengkapi dengan dokumen surat kesehatan daerah asal (veteriner) dan sertifikat kesehatan karantina.

Pengamanan yang disertai penolakan ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Baca juga: Sediakan Anggaran Rp5 Miliar, Kori Pemedalan Agung Jaganatha Jembrana Mulai Ditata


Menurut informasi yang diperoleh, kendaraan pick up tersebut diamankan sekitar pukul 16.15 WITA. Kendaraan yang mengangkut 11 ikat kulit sapi (200 kilogram) itu dikemudikan oleh Fadil Arahman (36) serta pemilik barang Imam Aminudin (62). 


Berawal dari pemeriksaan rutin yang dilakukan petugas di pos 2 saat itu. Semua jenis kendaraan barang dilakukan pemeriksaan barang bawaan/muatannya.

Hal ini juga serangkaian pencegahan atau antisipasi meluasnya penyebaran penyakit kuku dan mulut (PMK) di wilayah Bali. 

Baca juga: Satlantas Polres Jembrana Rekayasa Arus Lalulintas, Simpang Wibisana Dibangun Panggung Utama Pawai


Saat dilakukan pemeriksaan terhadap pick up yang tertutup terpal warna cokelat, polisi justru muatan kulit sapi kering yang sudah dibagi sebanyak 11 ikat dengan berat 200 kilogram.

Namun, barang tersebut tanpa menyertakan atau dilengkapi dengan surat kesehatan daerah asal (veteriner) dan sertifikat kesehatan karantina. Sehingga mereka diamankan dan diperiksa. 


Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Gusti Putu Dharmanatha mengatakan, pihaknya memang rutin melakukan pengecekan dan pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk. Seluruh barang, orang dan kendaraan diperiksa satu persatu. 


"Serangkaian pencegahan PMk di Bali, kita amankan lagi 200 kilogram kulit sapi kering. Kita langsung lakukan pemeriksaan," kata Kompol Dharmanatha saat dikonfirmasi, Kamis 18 Agustus 2022.


Dia melanjutkan, dari keterangan pelaku, ini hendak mengirim kulit sapi kering untuk diolah menjadi bahan makanan serta tidak mengetahui jika dalam masa pandemi PMK, kulit sapi kering dilarang dikirim ke Bali. 


"Setelah kita periksa dan selesaikan, kita bersama Karantina Pertanian Wilker Gilimanuk melakukan penolakan dan dikembalikan ke daerah asal kemarin malam," tandasnya. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Jembrana

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved