Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Nasional

Begini Langkah Menhub Budi Untuk Stabilkan Harga Tiket Pesawat

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan sejumlah langkah untuk menstabilkan harga tiket pesawat, sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN BALI/ ZAENAL NUR ARIFIN
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, didampingi Gubernur Provinsi Bali dan General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali meninjau langsung persiapan prasarana fasilitas dan proses yang akan dilalui para tamu negara jelang kegiatan G20 pada Sabtu 4 Juni 2022 lalu. 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan sejumlah langkah untuk menstabilkan harga tiket pesawat, sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/8/2022) lali.

Hal tersebut dalam upaya membantu mengendalikan inflasi di Indonesia, khususnya dari sektor transportasi.

“Menindaklanjuti arahan bapak Presiden, kami telah dan akan membahasnya lebih detail dan intensif dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk dengan pemerintah daerah," ujar Menhub Budi dalam keterangannya, Sabtu 20 Agustus 2022.

Tiga agenda dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali pada hari Rabu 27 Juli 2022.

Agenda pertama, yakni Project for Electric Vehicle (EV) Ecosystem: EV Smart Mobility.

Meninjau progres pembangunan Pelabuhan Sanur.

Dan terakhir meninjau progres pembangunan dan revitalisasi terminal VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Tiga agenda dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali pada hari Rabu 27 Juli 2022. Agenda pertama, yakni Project for Electric Vehicle (EV) Ecosystem: EV Smart Mobility. Meninjau progres pembangunan Pelabuhan Sanur. Dan terakhir meninjau progres pembangunan dan revitalisasi terminal VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. (zae)

Kami pun telah berkirim surat kepada pemerintah daerah untuk turut mendukung konektivitas dengan turut membantu memastikan tingkat keterisian penumpang, memberikan subsidi dan insentif lainnya. 

"Harga avtur memang mengakibatkan harga tiket naik, tetapi ada strategi pengelolaan yang harus dikoordinasikan secara detail sehingga harga tiket bisa tetap terkendali dan tidak memberikan efek kenaikan inflasi yang terlalu tinggi,” imbuh Menhub Budi.

Menhub mengungkapkan, di beberapa daerah, tingkat keterisian (okupansi) pesawat hanya 50 persen atau bahkan kurang dari itu. 

Maka itu, pemda didorong untuk turut memberikan subsidi dan juga turut memasarkan, agar okupansi penumpang pesawat meningkat.

“Kalau tingkat keterisian bisa naik maka harga akan terkendali, karena harga tiket berbanding lurus dengan tingkat keterisian,” ungkap Menhub Budi.

Sejumlah upaya telah dilakukan Kemenhub untuk mengendalikan harga tiket di tengah naiknya harga avtur dunia, diantaranya yaitu menetapkan kebijakan pengenaan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp.0,- (nol rupiah) atau 0 persen (nol persen) terhadap Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U), yang berlaku di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) melalui Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor PR 14 Tahun 2022. 

Selain itu, Kemenhub telah meminta kepada Kemenkeu untuk memberlakukan relaksasi PPN pada tiket dan fuel (avtur).(*)

 

berita lainnya

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved