Kabar Buleleng

Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi di Buleleng: Mobil Dan Satu Unit Rumah Terbakar

Terjadi dua peristiwa kebakaran di Buleleng di waktu dan lokasi berbeda, mobil dan satu unit rumah terbakar, penghuni tertidur pulas saat kejadian.

Istimewa
Satu unit mobil B 1409 WMI terbakar di Desa Umeanyar, Minggu (21 Agustus 2022). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Satu unit mobil dengan plat  B 1409 WMI, terbakar di jalan raya umum Seririt-Gerokgak, Kilometer 22.500, tepatnya di Dusun Kundalini, Desa Umeanyar, Kecamatan Seririt, Minggu 21 Agustus 2022 pukul 14.00 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya mengatakan, mobil yang dikendarai oleh Made Dwipayana (58) asal Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt itu mulanya datang dari arah Gilimanuk menuju ke Seririt. Namun saat tiba di TKP, mobil tiba-tiba mengeluarkan asap tebal, diduga akibat korslet.  

Mobil berpenumpang tiga orang itu pun langsung berhenti. Sopir dan penumpangnya bergegas keluar untuk menyelamatkan diri. Warga yang mengetahui adanya peristiwa ini bergegas menghubungi petugas Damkar Pos Seririt. Hingga akhirnya satu armada damkar, diterjunkan untuk melakukan pemadaaman. 

Api kata AKP Sumarjaya, berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Akibat kejadian ini, korban ditafsir mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta.

"Saat ini Unit Laka Polsek Seririt masih menyelidiki penyebab pasti terbakarnya mobil itu," terangnya. 

Baca juga: Warga Nusa Penida Keluhkan Pembelian Pertalite Dengan Jerigen Dalam Jumlah Besar

Di hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Banjar Dinas Taman, Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Buleleng. Yang terbakar adalah sebuah rumah permanen, milik Kadek Sukanaya (46), pada pukul 00.10 Wita. 

Kebakaran ini terjadi saat korban Sukanaya sedang tertidur pulas. Beruntung Sukanaya berhasil terbangun, setelah Ia mendengar adanya suara kayu yang terbakar di atas plafon. Korban pun bergegas keluar, dan melihat api sudah menyelimuti bagian atap rumahnya. 

Mengetahui rumahnya terbakar, korban sempat berteriak minta tolong. Warga yang mengetahui kejadian ini kemudian bergegas membantu korban memadamkan api dengan alat seadanya. Api dapat dipadamkan sekitar 30 menit kemudian, dengan bantuan petugas Damkar Pos Seririt.

Akibat kejadian ini, korban ditafsir mengalami kerugian hingga Rp 120 juta. Diduga kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik. (rtu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved