Berita Bali

FANTASTIS, Made Toya Jual Garam Rp 50 Juta Sekilo, Impiannya Petani Garam Tidak Miskin

Ni Made Toya, wanita berusia 52 tahun, benar-benar mewujudkan mimpinya. Menjual garam dengan harga fantastis hingga Rp 50 juta perkilo.

Istimewa
 Ni Made Toya, wanita berusia 52 tahun, benar-benar mewujudkan mimpinya.  Pengusaha wanita asal Tianyar, Karangasem, ini mampu menjual garam dengan harga mahal.  Tak tanggung-tanggung, Made Toya menjual garamnya dengan harga sampai Rp 50 juta sekilo.  Tentu harga fantastis garam ini, membuat banyak orang terkaget-kaget.  Namun jangan salah, garam yang dijual Made Toya bukan garam sembarangan.  Ia menamai garam itu dengan sebutan 'Premiun Salt' dan memiliki komposisi yang tidak main-main.  

TRIBUN-BALI.COM - Ni Made Toya, wanita berusia 52 tahun, benar-benar mewujudkan mimpinya. 

Pengusaha wanita asal Tianyar, Karangasem, ini mampu menjual garam dengan harga mahal

Tak tanggung-tanggung, Made Toya menjual garamnya dengan harga sampai Rp 50 juta sekilo. 

Tentu harga fantastis garam ini, membuat banyak orang terkaget-kaget. 

Namun jangan salah, garam yang dijual Made Toya bukan garam sembarangan. 

Ia menamai garam itu dengan sebutan 'Premiun Salt' dan memiliki komposisi yang tidak main-main. 

Baca juga: Cuaca Tidak Menentu, Regig Mengeluh Tidak Bisa Buat Garam

Baca juga: TUNNEL Garam Dibangun di Kusamba, Upaya Tingkatkan Produksi

 Ni Made Toya, wanita berusia 52 tahun, benar-benar mewujudkan mimpinya. 

Pengusaha wanita asal Tianyar, Karangasem, ini mampu menjual garam dengan harga mahal. 

Tak tanggung-tanggung, Made Toya menjual garamnya dengan harga sampai Rp 50 juta sekilo. 

Tentu harga fantastis garam ini, membuat banyak orang terkaget-kaget. 

Namun jangan salah, garam yang dijual Made Toya bukan garam sembarangan. 

Ia menamai garam itu dengan sebutan 'Premiun Salt' dan memiliki komposisi yang tidak main-main. 
 Ni Made Toya, wanita berusia 52 tahun, benar-benar mewujudkan mimpinya.  Pengusaha wanita asal Tianyar, Karangasem, ini mampu menjual garam dengan harga mahal.  Tak tanggung-tanggung, Made Toya menjual garamnya dengan harga sampai Rp 50 juta sekilo.  Tentu harga fantastis garam ini, membuat banyak orang terkaget-kaget.  Namun jangan salah, garam yang dijual Made Toya bukan garam sembarangan.  Ia menamai garam itu dengan sebutan 'Premiun Salt' dan memiliki komposisi yang tidak main-main.  (Istimewa)

Proses membuat Premium Salt ini juga tidak sebentar. 

Premium Salt membutuhkan waktu sampai 7 bulan, bahkan sampai tahunan.

"Bahkan dari proses 100 Kg bahan baku bisa hanya dapat 100 gram saja," sebutnya. 

Untuk proses yang tidak sebentar, dan waktu yang lama serta kualitas yang optimal ini.

Maka Premium Salt dibanderol seharga Rp 50 juta perkilo. 

Beberapa khasiatnya, kata Made Toya, adalah untuk kesehatan kulit dan fungsi hati. 

Serta untuk mengontrol tekanan darah tinggi, sehingga Premium Salt ini sangat bagus dikonsumsi tanpa dipanaskan.

Namun dimasak pun tidak menjadi masalah. 

Baca juga: TUNNEL Garam Dibangun di Kusamba, Upaya Tingkatkan Produksi

Baca juga: 6 MANFAAT Garam untuk Membersihkan Rumah, Salah Satunya Menghilangkan Noda Karat

Untuk proses yang tidak sebentar, dan waktu yang lama serta kualitas yang optimal ini.

Maka Premium Salt dibanderol seharga Rp 50 juta perkilo. 

Beberapa khasiatnya, kata Made Toya, adalah untuk kesehatan kulit dan fungsi hati. 

Serta untuk mengontrol tekanan darah tinggi, sehingga Premium Salt ini sangat bagus dikonsumsi tanpa dipanaskan.

Namun dimasak pun tidak menjadi masalah. 
Untuk proses yang tidak sebentar, dan waktu yang lama serta kualitas yang optimal ini. Maka Premium Salt dibanderol seharga Rp 50 juta perkilo.  Beberapa khasiatnya, kata Made Toya, adalah untuk kesehatan kulit dan fungsi hati.  Serta untuk mengontrol tekanan darah tinggi, sehingga Premium Salt ini sangat bagus dikonsumsi tanpa dipanaskan. Namun dimasak pun tidak menjadi masalah.  (Istimewa)
Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved