Berita Klungkung

Resah Wacana Kenaikan Harga Pertalite, Suarta Berharap Ada Subsidi Khusus Nelayan

Wacana kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite oleh Pemerintah pusat,membuat resah para Nelayan di Desa Kusamba, Klungkung.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/ka Mita Suputra
Nelayan di Klungkung resah dengan wacana kenaikan harga Pertalite. Mereka berharap ada subsidi khusus bagi nelayan. 

SEMARAPURA,TRIBUNBALI- Wacana kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite oleh Pemerintah pusat,membuat resah para Nelayan di Desa Kusamba, Klungkung.

Mereka pun berharap pemerintah ada kebijakan untuk memberikan subsidi bbm khusus untuk nelayan.

Seperti yang diungkapkan seorang nelayan di pesisir Pantai Segara, Desa Kusamba, Klungkung, I Ketut Sudianta (40).

Dalam sehari ia mengaku menghabiskan 10 liter Pertalite untuk melaut.

Resah Wacana Kenaikan Harga Pertalite, Suarta Berharap Ada Subsidi Khusus Nelayan
Resah Wacana Kenaikan Harga Pertalite, Suarta Berharap Ada Subsidi Khusus Nelayan (Foto: Eka Mita Suputra)

Dengan adanya wacana kenaikan harga Pertalite, menurutnya sangat memberatkan masyarakat kecil sepertinya.

"Kalau harga Pertalite naik, semakin berat jadi nelayan. Sementara sudah tidak ada lagi premium," ungkap Sudianta, Senin 22 Agustus 2022

Hal serupa diungkapkan Gede Suarta. Menurutnya para nelayan sudah setahun ini diarahkan untuk beralih dari Premium ke Pertalite. Namun setelah beralih menggunakam Pertalite, justru harganya naik.

"Susah sekali jadi nelayan. Hasil tengkapan lesu, tapi harga Pertalite malah mau naik. Cost untuk melaut tentu semakin tinggi, sementara tidak jarang kami pulang tanpa hasil tangkapan sama sekali," jelas nelayan asal Nusa Penida ini.

Ia pun berharap pemerintah bisa memberikan kebijakan, dengan memberikan subsidi khusus ke para nelayan. Sehingga nelayan bisa tetap merasa terbantu.

"Kalau bisa ada program subsidi pertalite khusus untuk nelayan. Kalau harga Pertalite jadi Rp10 ribu per liter seperti wacananya, kami bisa jarang melaut," keluhnya.

Sementara Section Head Communication Relations Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus, Arya Yusa Dwicandra menjelaskan, ketersediaan dan distribusi BBM untuk wilayah Bali masih aman.

Sementara rencana kenaikan harga, pihak Pertamina juga masih menunggu arahan pemerintah.

"Saat ini stock dan distribusi bbm untuk wilayah Bali aman. Sementara untuk rencana kenaikan harga, kami masih menunggu arahan pemerintah," jelasnya. (mit)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved