Breaking News:

Berita Bangli

Tiba di Bali, Vira Minta Diantar ke Rumah Denpasar, Wardani: Kami Tidak Berani Memaksakan

Pekerja Migran Indonesia (PMI), I Gusti Ayu Vira Wijayantari telah tiba di Bali, Rabu 24 Agustus 2022.

istimewa
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Ketenagakerjaan Bangli, Ni Ketut Wardani (tengah) bersama Vira (jaket merah) dan ibunya (baju kuning) setibanya Vira di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Rabu (24/8/2022) 

BTRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pekerja Migran Indonesia (PMI), I Gusti Ayu Vira Wijayantari telah tiba di Bali, Rabu 24 Agustus 2022.

Wanita yang sempat viral karena suratnya pada Presiden Joko Widodo itu tiba di Bali sekitar pukul 17.00 wita.

Kedatangan Vira diterima oleh Anggota DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan, Kepala Dinas Keternagakerjaan dan ESDM Bali, BP2MI, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Ketenagakerjaan Bangli, hingga pihak keluarga.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Ketenagakerjaan Bangli Ni Ketut Wardani bersyukur karena Vira telah sampai di Bali dengan selamat.

Pihaknya mengungkapkan, sejatinya setelah pulang ke Bali ada rencana membawa Vira ke Bangli. Mengingat di Bangli merupakan lokasi keluarga besar penanggungjawabnya.

"Semestinya pulang ke keluarga besar penanggungjawabnya dulu, karena di Denpasar kan dia Kos, tidak ada keluarga. Dari Pak Alit Kelakan juga mengarahkan seperti itu (pulang ke Bangli). Tapi tetap Vira lebih nyaman pulang ke Denpasar, karena dia memang dari kecil disana. Jadi kami tidak berani memaksakan. Karena dia (Vira) bilang capek juga. Jadi biar dia kondisinya tidak tambah drop, akhirnya kami antar ke Akasia (Denpasar)," ungkapnya.

Lanjut Wardani, pasca kepulangan Vira akan ditangani oleh Kementerian Sosial. Begitupun dengan biaya kesehatannya, juga sudah disiapkan.

"Kalau Vira butuh check-up atau berobat mengingat dia masih ada gangguan di paru-paru, sudah disiapkan di RS Bali Mandara. Jadi atensi bapak Gubernur Bali juga sangat luar biasa melalui bapak Kadisnaker Provinsi. Begitu nanti masuk ke rumah sakit untuk periksa, tidak ada beban biaya apapun," tegasnya.

Wardani mengatakan, kejadian ini hendaknya menjadi pelajaran apabila kedepannya Vira ingin kembali bekerja di luar negeri. Pihaknya berharap agar Vira memilih jalur yang benar dan legal.

Sementara bagi masyarakat Bangli secara umum, mantan Kepala Bagian Ekonomi Setda Bangli ini menegaskan, agar masyarakat berhati-hati dan selektif dalam memilih serta menentukan agen keberangkatan.

"Ingin bekerja ke luar negeri itu sah-sah saja. Tapi tolonglah kalau memang kurang atau tidak tahu informasi datang ke dinas. Karena kami juga ada P3MI, yaitu perusahan penempatan pekerja migran Indonesia, mana-mana saja yang sah, mana yang legal, dan mana yang tidak legal" sebutnya.

"Jadi jangan pernah mau diiming-imingi dengan berangkat yang cepat namun tidak legal, dengan visa holiday, dengan jalur yang tidak benar. Karena mestinya yang boleh memberangkatkan hanya agent, bukan dalam tanda kutip LPK," tambahnya.

Wanita asal Kelurahan Kubu, Bangli ini menyebut selama ini permasalahan yang dialami PMI kebanyakan disebabkan keberangkatan mandiri. Oleh sebab itu pihaknya berharap agar masyarakat yang berangkat kerja ke luar negeri berkoordinasi dengan dinas terkait, serta mengikuti prosedur dan SOP sesuai dengan anjuran. "Ayolah kita sama-sama menekan agar tidak terjadi lagi Vira-Vira yang lain sebagai korban," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved