Berita Denpasar

Ditangkap Dengan BB 3 Kg Ganja, Gede Agus dkk Dituntut 11 Tahun Penjara

Lima sekawan ini dituntut pidana, karena diduga terlibat peredaran ganja jaringan Bali-Jawa.

Penulis: Putu Candra | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi Narkoba - Ditangkap Dengan BB 3 Kg Ganja Gede Agus dkk Dituntut 11 Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gede Agus Surya Pratama (20), Rizal Bahri (21), Virginiawan Rivandi (26), Moh Zainuri Faqih (21) dan AA Oky Hartawan Pradnyana (21) dituntut pidana penjara selama sebelas tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Lima sekawan ini dituntut pidana, karena diduga terlibat peredaran ganja jaringan Bali-Jawa.

Para terdakwa ditangkap oleh petugas kepolisian di Denpasar, dengan barang bukti (BB) ganja seberat 3 Kilogram.

Surat tuntutan telah dibacakan JPU Ni Luh Putu Ari Suparmi dalam sidang yang digelar secara daring (online) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 25 Agustus 2022.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Gede Agus Surya Pratama, Rizal Bahri, Virginiawan Rivandi, Moh Zainuri Faqih dan AA Oky Hartawan Pradnyana dengan pidana penjara masing-masing selama sebelas tahun, dikurangi selama dalam tahanan, dengan perintah supaya terdakwa tetap ditahan," tegas jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar ini.

Ilustrasi Narkoba -Ditangkap Dengan BB 3 Kg Ganja

Gede Agus dkk Dituntut 11 Tahun Penjara
Ilustrasi Narkoba -Ditangkap Dengan BB 3 Kg Ganja Gede Agus dkk Dituntut 11 Tahun Penjara (Tribun Bali/Dwi S)

Selain pidana badan, terdakwa Gede Agus dkk juga dituntut pidana denda Rp 3.460.000.000 subsidair satu tahun penjara.

Kelima terdakwa dinilai telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan permufakatan jahat melakukan tindak pidana narkotik dan prekusor narkotik. Tanpa hak dan melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotik golongan I jenis ganja yang beratnya melebihi 1 kilogram.

Sebagaimana dakwaan kesatu JPU, Gede Agus dkk dijerat Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotik jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

Menanggapi tuntutan JPU, para terdakwa yang didampingi tim penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis.

"Kami mengajukan pembelaan tertulis, majelis hakim. Mohon waktu," pinta Gusti Agung Prami Paramita selaku penasihat hukum. Nota pembelaan pun akan dibacakan pada sidang pekan depan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved