Berita Jembrana

Polisi Terus Dalami Kasus Penemuan Mayat Perempuan, Tunggu Hasil Resmi Autopsi dari Labfor

Kasus penemuan mayat perempuan di Desa/Kecamatan Melaya terus didalami oleh pihak Polres Jembrana. Sembari melakukan penyelidikan, polisi juga sedang

ist
Namun, saat melintas di areal TKP, tiba-tiba ban bagian belakang motornya bocor. Sontak ia pun berhenti untuk mengecek kondisi sepeda motornya. Tak disangka, saat mendongkrak dan memeriksa ban motornya, saksi justru melihat sesosok mayat perempuan yang berada di got. Saat itu, ia melihat posisinya tengkurap. Dan awalnya saksi juga menduga sebuah boneka. Namun karena penasaran, ia pun mencoba memastikan dan ternyata benar adalah sesosok mayat perempuan. Ia pun sempat terkejut dan menjauh karena takut. 

NEGARA, TRIBUN BALI - Kasus penemuan mayat perempuan di Desa/Kecamatan Melaya terus didalami oleh pihak Polres Jembrana.

Sembari melakukan penyelidikan, polisi juga sedang menunggu hasil autopsi resmi dari tim Labfor.

"Sekarang tim masih terus lakukan pendalaman. Hasil autopsi dari labfor juga belum keluar. Artinya, hasil secara resmi penyebab kematian masih belum ada," kata Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana saat dikonfirmasi, Jumat 26 Agustus 2022.

Dia mengatakan, secara umum tim masih bergerak di daerah luar Bali (Jawa). Kemudian untuk saksi sudah dilakukan pemeriksaan awal sebanyak 6 orang. Itu semua dari pihak keluarga.

"Sementara saksi 6 orang. Sementara masih belum ada keterangan baru karena ada yang belum sepenuhnya bisa memberikan keterangan. Tapi kita maklumi karena suasana masih berkabung," ungkapnya.

Dari keterangan saksi (keluarga), kata dia, masih belum ada yang baru. Keterkaitan dengan pembawa mobil juga belum diketahui. Diharapkan, segera ada titik terang dari kasus ini.

Sebelumnya, kasus penemuan mayat perempuan di got pinggir Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Desa/Kecamatan Melaya, Jembrana akhirnya terungkap.

Korban tersebut adalah I Gusti Mirah Agung Lestari (42).

Korban ditemukan dalam kondisi telungkup di got pinggir jalan ini berasal dari Desa Buduk, Badung.

Pihak Polres Jembrana yang diback up Polda Bali juga masih melakukan penyelidikan mendalam.

Selain itu, proses autopsi juga telah dilakukan dan masih menunggu hasilnya.

"Untuk korban sudah dilakukan autopsi, dan hasilnya masih menunggu dari tim forensik. Untuk pendalaman kasus kita terus lakukak dan diback up juga dengan Polda Bali," kata Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana saat dikonfirmasi, Rabu 24 Agustus 2022.

AKBP Juliana juga mengungkapkan bahwa pihak keluarga yang langsung datang ke Jembrana telah memastikan korban tersebut.

Kemudian, korban juga disebutkan membawa kendaraan serta barang lainnya. Dengan informasi tersebut, polisi lantas melakukan pendalam kasus.

"Semoga segera ada titik terang dan petunjuk. Minimal kita mengetahui lokasi mobil yang dibawa oleh korban ini. Nanti, apakah mobil itu ada keterkaitan, atau keterkaitannya seperti apa akan kita dalami lagi. Apakah nanti kematian korban ada tindak pidana atu bagaimana," ungkapnya.

Baca juga: Sempat Terekam CCTV, Kakak Korban Duga Pelaku Pembunuhan di Gilimanuk Lebih Dari Satu Orang

BERITA LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved