Sponsored Content

Pengabdian Masyarakat Unmas Denpasar Melalui Pengenalan Bahasa Jepang di SD N 4 Gubug Tabanan

Pengabdian Masyarakat Universitas Mahasaraswati Denpasar Melalui Pengenalan Bahasa Jepang di SD N 4 Gubug, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Ta

Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Pengabdian Masyarakat Universitas Mahasaraswati Denpasar Melalui Pengenalan Bahasa Jepang di SD N 4 Gubug, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan 

TRIBUN-BALI.COM - Wisata budaya masih menjadi andalan pariwisata Bali, khususnya menghadapi persaingan di tengah era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang sudah berlaku saat ini.

Dalam mempermudah persaingan roda pariwisata di tengah era MEA ini, bahasa asing merupakan salah satu aspek yang cukup penting untuk dikenal dan dipelajari mulai dari bangku sekolah dasar sehingga bisa mengembangkan bakat serta minat siswa dalam mencari lapangan perkerjaan dikemudian hari.

Beragam bahasa asing yang dapat dipelajari salah satunya bahasa Jepang, hal ini dikarenakan belakangan ini banyak wisatawan Jepang yang berkunjung ke Bali.

Pengabdian Masyarakat Universitas Mahasaraswati Denpasar Melalui Pengenalan Bahasa Jepang di SD N 4 Gubug, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan
Pengabdian Masyarakat Universitas Mahasaraswati Denpasar Melalui Pengenalan Bahasa Jepang di SD N 4 Gubug, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan (istimewa)

Selain itu, masuknya media seperti "Manga" (komik Jepang) dan "Anime" (Animasi Jepang) meningkatkan peminat budaya Jepang baik di Indonesia maupun global. Perkembangnya tersebut membuat semakin banyaknya lapangan pekerjaan mulai dari pemandu wisata hingga translator menjadi banyak dicari.

Banyaknya potensi lapangan pekerjaan tersebut melatarbelakangi Universitas Mahasaraswati Denpasar untuk melakukan pengabdian masyarakat bagi siswa SD N 4 Gubug, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan pada Jumat, 26 Agustus 2022. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib untuk dilaksanakan untuk lebih peka dan dekat dengan masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pembelajaran bahasa Jepang pada tingkat dasar dalam mengenal bahasa Jepang, dimulai dari pengenalan angka dan huruf sebagai cara membaca serta menghitung paling dasar dalam bahasa Jepang.

Selanjutnya pembelajaran dilanjutkan dengan cara memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang atau yang lebih dikenal sebagai Jikoshoukai sehingga pelajar dapat memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang dengan baik dan benar. Tidak hanya itu, pengenalan budaya tarian Jepang (Kabuki dan Yosakai) ditayangkan agar menambah minat pelajar dalam mengenal budaya Jepang.

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengenalan dan ketertarikan kepada siswa tentang bahasa Jepang dan cara berbahasa Jepang yang baik dan benar.

Semoga dengan adanya kegiatan ini, ilmu yang telah diperoleh para pelajar bisa bermanfaat dalam menghadapi persaingan kerja global kedepan. “Kami sangat berterimakasih kepada tim pengabdian Universitas Mahasaraswati Denpasar dikarenakan di SDN 4 Gubug sendiri belum pernah dilakukan sosialisasi mengenai budaya Jepang.

Saya harap dengan diadakannya kegiatan ini dapat menumbuhkan minat siswa terhadap budaya asing khususnya budaya Jepang yang tentunya sebagai bekal ilmu untuk siswa kedepannya.” Ungkap Ketut Sariasih selaku kepala sekolah SDN 4 Gubug.

Penulis :
Dr. Ida Ayu Made Wedasuwari, S.Pd., M.Pd, I Made Yoga Wiranata, Dewa Nyoman Sujana Trilingga, Gusti Ayu Gangga Eka Putri, I Gusti Ayu Rica Ratna Putri, Ni Made Bakti Pratiwi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved