Berita Buleleng

Rencana Bangun Stadion Sepak Bola, Pemkab Butuh Rp 4 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Akses Jalan

Pemkab Buleleng harus menyiapkan anggaran hingga Rp 4 Miliar, untuk melakukan pembebasan lahan di wilayah Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Tribun Bali/Ratu
Sekda Buleleng, Gede Suyasa 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemkab Buleleng harus menyiapkan anggaran hingga Rp 4 Miliar, untuk melakukan pembebasan lahan di wilayah Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Lahan tersebut akan dibebaskan, untuk akses jalan menuju ke lokasi rencana pembangunan stadion sepak bola. 

Sekda Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, Pemkab memiliki aset lahan seluas 1.9 hektar lebih di Jalam Teratai, Kelurahan Banyuasri.

Namun akses untuk menuju ke lahan tersebut masih minim.

Sekda Buleleng, Gede Suyasa
Sekda Buleleng, Gede Suyasa (Tribun Bali/Ratu)

Sehingga Pemkab harus melirik sebidang tanah dengan luas kurang lebih 6 are milik salah seorang warga yang ada di pinggir jalan Ahmad Yani, Kelurahan banyuasri,  untuk dibebaskan, lalu dijadikan  akses jalan menuju ke  aset lahan milik Pemkab Buleleng tersebut. 

Berdasarkan hasil perhitungan tim appraisal kata Suyasa, nilai lahan yang akan dibebaskan itu mencapai Rp 4 Miliar. Sementara Pemkab saat ini baru menyediakan dana sebesar Rp 1.2 Miliar dari anggaran induk 2022. Sementara sisanya lagi Rp 2.8 Miliar, akan dibayarkan pada anggaran induk 2023 mendatang. Saat ini, Pemkab pun masih melakukan pendekatan dengan pemilik lahan, agar pembayarannya secara bertahap ini dapat disetujui. 

"Pemilik lahan sudah setuju lahannya dibebaskan. Sekarang tinggal menunggu perjanjian dengan pemiliki, apakah bersedia pembebasannya dilakukan dengan dua tahap, karena tahun ini kami baru menganggarkan Rp 1.2 Miliar. Sementara sisanya akan dibayar tahun depan di anggaran induk. Kalau bersedia, pelepasan hak bisa  dilakukan, sehingga prosesnya bisa langsung dilakukan," terangnya. 

Suyasa menyebut, aset lahan seluas 1.9 hektar milik Pemkab Buleleng itu rencananya akan digunakan oleh pihaknya untuk pembangunan sarana olahraha, khususnya stadion sepak bola. Pembangunan stadion ini dianggap penting, sebab lapangan sepak bola yang ada telah beralih menjadi lapangan kota. Sementara lapangan yang ada di GOR Bhuana Patra juga kerap dijadikan sebagai tempat latihan cabang olahraga lainnya. 

"Jadi di lahan ini nanti akan dibangun sarana olahraga. Selain stadion sepak bola juga untuk sarana publik lainnya, seperti jogging track. Desainnya memang belum ada, tapi yang jelas lahan itu untuk sarana olahraga," jelas Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Buleleng ini. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved