Sponsored Content

Bupati Soft Launching Jembrana Satu Data Dari Desa, Integrasikan Data Desa dan OPD

Pemkab Jembrana melaksanakan soft launching program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) di Wantilan Pura Jagatnatha, Senin 29 Agustus 2022.

TB/Istimewa
Pemkab Jembrana melaksanakan soft launching program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) di Wantilan Pura Jagatnatha, Senin 29 Agustus 2022. 

NEGARA, TRIBUN BALI - Pemkab Jembrana melaksanakan soft launching program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) di Wantilan Pura Jagatnatha, Senin 29 Agustus 2022.

Program ini untuk menunjang tersedianya data yang berkualitas dan terintegrasi dari desa dan kelurahan serta masing-masing OPD.

Selain itu, program yang sudah disusun sejak 2021 lalu ini juga mendukung Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia agar data menjadi terpadu untuk kepentingan Negara.

Pemkab Jembrana melaksanakan soft launching program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) di Wantilan Pura Jagatnatha, Senin 29 Agustus 2022.
Pemkab Jembrana melaksanakan soft launching program Jembrana Satu Data Dari Desa (JSDDD) di Wantilan Pura Jagatnatha, Senin 29 Agustus 2022. (TB/Istimewa)

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, program JSDDD merupakan sebuah inovasi yang juga merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Jembrana.

"Aplikasi JSDDD sangat memudahkan lembaga untuk mensurvey masyarakat, memantau tingkat kemiskinan, kebahagiaan dan tempat tinggal. Jadi melalui JSDDD ini banyak manfaatnya mulai dari bantuan CSR sehingga dapat dialokasikan dengan tepat sasarannya," kata Bupati saat acara.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan melalui pengintegrasian kebutuhan data pemerintah pusat dan pemerintah daerah termasuk desa.
Sehingga diharapkan, seluruh instansi pemerintah menggunakan satu versi data untuk satu objek.

Dia juga berharap implementasi JSDDD ini dapat bekerja lebih efektif dan efisien dalam merencanakan pembangunan, termasuk untuk menjawab kebutuhan peta potensi sosial ekonomi oleh calon investor. Hal tersebut merupakan salah satu contoh manfaat yang bisa diambil dari penerapan JSDD yang dilontarkan politikus asal Desa Kaliakah itu.

Terlebih lagi, dimulainya groundbreaking jalan tol, maka akan memudahkan pihak investor mengetahui berapa KK miskin yang berada disepanjang jalan tol. Kemudian data itu memudahkan beebagai pihak, apabila ingin menyalurkan CSR bagi masyarakat kurang mampu secara tepat sasaran.

"Melalui Data yang terpadu dan berkualitas diharapkan dapat kami gunakan sebagai dasar penentuan arah kebijakan pembangunan demi mewujudkan Jembrana Emas 2026 .Kegiatan ini juga telah mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak. Badan Pusat Statistik, Kementerian Desa, Kementerian perencanaan pembangunan Nasional RI/ Badan perencanaan pembangunan Nasional menyatakan mendukung penuh kegiatan ini," tandasnya.

Kemudian dari sisi ekonomi, kata dia, dari data JSDDD akan diketahui seberapa besar potensi yang dimiliki masing masing desa. Potensi perkebunan misalnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved