Berita Bali

CATAT! Ini Aturan Perjalanan Baru Bandara Ngurah Rai Bali, Siapkan Sentra Vaksinasi Booster

PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, mulai terapkan aturan perjalanan udara terbaru.

ist
PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, mulai terapkan aturan perjalanan udara terbaru. Ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia No. 82 Tahun 2022, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Dengan pemberlakuan peraturan terbaru ini, pihaknya mengimbau seluruh calon Pelaku Perjalanan Dalam Negeri untuk melakukan vaksinasi bosster, atau dosis ke-3.

“Untuk sentra layanan vaksinasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali turut hadir untuk mempermudah akses vaksinasi booster kepada calon PPDN yang akan terbang dari Pulau Bali.

Dan kami harap dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat,” kata Handy.

PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, mulai terapkan aturan perjalanan udara terbaru.

Ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia No. 82 Tahun 2022, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, mulai terapkan aturan perjalanan udara terbaru. Ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Republik Indonesia No. 82 Tahun 2022, tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). (ist)

Dalam SE Kemenhub Nomor 82 Tahun 2022 tersebut, dinyatakan bahwa Pelaku Perjalanan Orang Dalam Negeri ( PPDN) dengan transportasi udara wajib mengikuti ketentuan sebagai berikut:

1. Setiap PPDN wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri.

2. PPDN dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksin dosis ketiga ( vaksinasi booster).

3. PPDN berstatus Warga Negara Asing (WNA), berasal dari perjalanan luar negeri dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksin kedua.

4. PPDN dengan usia 6-17 tahun wajib telah mendapatkan vaksin dosis kedua.

5. PPDN dengan usia 6-17 tahun berasal dari perjalanan luar negeri dikecualikan dari kewajiban vaksinasi.

6. PPDN dengan usia di bawah 6 tahun, dikecualikan terhadap syarat vaksinasi namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19.

7. PPDN sebagaimana diatur dalam nomor 2 sampai dengan 6 tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen dan dapat melakukan perjalanan dalam negeri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

8. PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi, dikecualikan terhadap syarat vaksinasi, tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.

9. Ketentuan sebagaimana diatur dalam nomor 2 s.d 8 dikecualikan bagi PPDN pengguna angkutan udara perintis termasuk penerbangan di wilayah perbatasan, daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan pelayanan terbatas.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved