Sponsored Content

Hemat Biaya Operasional Hingga 50 % , Petani Garam Kusamba Manfaatkan Bantuan Pompa Listrik dari PLN

Hemat Biaya Operasional Hingga 50 Persen, Petani Garam Kusamba Manfaatkan Bantuan Pompa Listrik dari PLN*

Editor: Harun Ar Rasyid
TB/Istimewa
Hemat Biaya Operasional Hingga 50 Persen, Petani Garam Kusamba Manfaatkan Bantuan Pompa Listrik dari PLN 

TRIBUN-BALI.COM -  PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli mendukung petani garam dengan menyalurkan bantuan berupa mesin pompa berbasis listrik kepada Kelompok Tani Garam Sarining Segara, di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Selasa (30/08).

Bantuan berupa 6 unit mesin pompa beserta intalasi pendukung senilai Rp 100 juta yang disalurkan juga merupakan bagian dari Program _Electrifiying Marine_ yang memaksimalkan pemanfaatan teknologi listrik untuk menekan penggunaan BBM sehingga mampu menurunkan biaya operasional petani garam.

Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Klungkung, Komang Tria Aprianta mengatakan PLN mendukung pemanfaatkan teknologi ramah lingkungan khususnya di bidang pertanian selain mampu meningkatkan produktivitas juga turut mengurangi polusi air laut.

Hemat Biaya Operasional Hingga 50 Persen, Petani Garam Kusamba Manfaatkan Bantuan Pompa Listrik dari PLN
Hemat Biaya Operasional Hingga 50 Persen, Petani Garam Kusamba Manfaatkan Bantuan Pompa Listrik dari PLN (TB/Istimewa)

“Kami berharap melalui bantuan ini produktivitas meningkat sehingga perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat ikut meningkat," terangnya.

Nengah Bantat yang mewakili kelompok tani beranggotakan 18 petani ini menjelaskan bahwa kini khusus para petani yang tergabung dalam kelompoknya semakin efisien dalam proses produksi setelah menggunakanpompa listrik dibandingkan dengan mesin berbasis diesel.

“Sebelumnya kami anggota kelompok dalam melakukan penyiraman air laut ke lahan menghabiskan biaya kurang lebih 20 ribu rupiah per hari atau 500 ribu rupiah setiap bulannya untuk membeli bahan bakar pompa diesel, tapi sekarang setelah memanfaatkan teknologi pompa listrik, per petani garam dapat melakukan efisiensi biaya operasional BBM mencapai 50 persen hingga 60 persen atau menghemat sekitar 300 ribu per bulan,” ungkap Nengah.

Oleh karenanya, Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh PLN kepada kelompok petani, dan berharap sinergi ini dapat tetap terjalin baik.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Klungkung, I Dewa Ketut Sueta Negara mengapresiasi PLN atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih kepada PLN karena telah memperhatikan kelompok petani garam di Desa Kusamba dalam pemanfaatan teknologi. Saya berharap bantuan yang diberikan PLN kepada kelompok tani hari ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved