Berita Buleleng

Kaur Desa Tigawasa Buleleng Gadaikan Sertifikat Warga Tanpa Izin

nekat menggadaikan dua sertifikat tanah milik warganya, Kaur Desa Tigawasa Buleleng harus berurusan dengan polisi

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi menunjukan Kaur Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali, Putu Putra Adnyana, yang ditetapkan sebagai tersangka karena menggadaikan sertifikat warganya, Selasa 30 Agustus 2022 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kaur Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar Buleleng, Putu Putra Adnyana (45) harus berurusan dengan polisi.

Ia ditangkap lantaran nekat menggadaikan dua sertifikat tanah milik warganya, tanpa izin.

Kanit II Reskrim Buleleng'>Polres  Buleleng, Ipda Ketut Darbawa pada Selasa 30 Agustus 2022 mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Adnyana ini dilakukan, Kamis 25 Agustus 2022 lalu.

Ini setelah pihaknya menerima laporan dari korban bernama I Made Astra, yang mengaku jika sertiifkat tanahnya telah digadaikan oleh tersangka, tanpa izin.

Baca juga: Mih! Tak Kuasai Jalur, Rombongan Wisatawan Asal Bogor Kecelakaan di Desa Tigawasa

Pada 2017 lalu tersangka Adnyana ditunjuk oleh Perbekel Desa Tigawasa menjadi relawan, mengurus penerbitan sertifikat warga di desa setempat, melalui program PTSL.

Dari sekian sertifikat warga yang diurus, ada dua sertifikat yang akhirnya digadaikan oleh tersangka, seharga Rp 5 juta per sertifikat.

Korban Made Astra, ungkap Ipda Darbawa, baru mengetahui sertifikat tanahnya digadaikan oleh tersangka pada Januari 2022.

Korban berusaha meminta sertifikatnya kepada pelaku sebanyak dua kali, namun tak kunjung direspon.

Bahkan korban sempat melaporkan hal ini kepada Perbekel, hingga akhirnya dilaksanakan mediasi pada April lalu.

Dari mediasi itu, tersangka mengaku sertifikat milik korban telah digadaikan, dan belum bisa dikembalikan, karena belum memiliki uang untuk menebus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved