berita denpasar

Ubung Kaja Denpasar Tanam Bibit Padi Unggul INPARI 32

Ubung Kaja Denpasar Tanam Bibit Padi Unggul INPARI 32, Kelurahan Pemecutan Tanam Sayur di Bekas Pasar Loak

Penulis: Putu Supartika | Editor: Harun Ar Rasyid
Istimewa
Penanaman padi unggul INPARI 32 di Ubung Kaja dan penanaman sayuran di bekas pasar loak Kelurahan Pemecutan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Petani dan kelompok ternak di Desa Ubung Kaja, Denpasar melakukan penanaman perdana padi jenis unggul INPARI 32.

Penanaman padi ini dilaksanakan di Subak Pakel II.

Perbekel Ubung Kaja Wayan Astika mengatakan, pihaknya kini sedang menggiatkan upaya ketahanan pangan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

"Selain penanaman bibit padi, kami juga melakukan penyerahan bibit hewan ternak babi kepada kelompok ternak. Kami ingin memberdayakan kemampuan masyarakat, dalam hal ketahanan pangan," kata Wayan Astika, Kamis, 1 September 2022.

Penanaman padi unggul INPARI 32 di Ubung Kaja dan penanaman sayuran di bekas pasar loak Kelurahan Pemecutan
Penanaman padi unggul INPARI 32 di Ubung Kaja dan penanaman sayuran di bekas pasar loak Kelurahan Pemecutan (Istimewa)

Program ketahanan pangan melibatkan masyarakat yang tergabung di dalam kelompok tani dan kelompok ternak di Subak Pakel II.

"Kami mengharapkan dengan ketahanan pangan yang dilakukan ini akan dapat membantu para petani. Harapan kami program ketahanan seperti ini dapat terus berlanjut dan merata dilakukan, sehingga tujuan mensejahterakan masyarakat dapat tercapai," pungkas Wayan Astika.

Sementara itu, untuk memanfaatkan lahan kosong, Kelurahan Pemecutan melaksanakan penanaman sayur mayur di tanah bekas Pasar Loak Gunung Agung.

“Penanaman tanaman buah dan sayur mayur ini dilaksanakan untuk menciptakan ketahanan pangan dan membantu masyarakat dalam meringankan beban pengeluaran masyarakat khususnya pada masa pandemic ini sehingga kedepannya dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat lainnya,” kata Lurah Pemecutan, IB Upawana Manuaba katanya.

Penanaman sayur mayur dan tanaman buah seperti pisang, pepaya, serta sayuran lainnya ini dilaksanakan bersama masyarakat Kelurahan Pemecutan.

Kedepannya di lahan ini akan dibuatkan kolam ikan sebagai sumber protein nabati dan sebagian dari luas lahan ini akan diperuntukan sebagai tempat penampungan sampah rumah tangga bagi masyarakat kelurahan Pemecutan.

“Kamj berharap kedepannya kegiatan ini dapat menjadi percontohan bagi wilayah lainnya. Mengingat saat ini lonjakan harga bahan pokok yang sangat signifikan. Selain itu kami harapkan agar masyarakat yang memiliki lahan kosong agar segera dimanfaatkan seperti ini sehingga kedepannya dapat lebih bermanfaat dalam membantu mengurangi pengeluaran dapur yang saat ini harganya semakin meroket,” kata IB Upawana. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved