Berita Buleleng

UNIK! Kisah Ketut Adi Putra, Punya Bola Mata Berwarna Biru

Ketut Adi Putra (9) sekilas tak jauh beda dengan masyarakat suku Bali pada umumnya. Kulitnya sawo matang dan rambutnya lurus.

Tribun Bali/Ratu
Ketut Adi Putra, bocah asal Banjar Dinas Delod Peken, Desa Adat Buleleng, Kecamatan/Kabupaten Buleleng yang memiliki bola mata berwarna biru 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ketut Adi Putra (9) sekilas tak jauh beda dengan masyarakat suku Bali pada umumnya. Kulitnya sawo matang dan rambutnya lurus.

Namun, bocah asal Banjar Dinas Delod Peken, Desa Adat Buleleng, Kecamatan/Kabupaten Buleleng ini terlahir dengan bola mata yang indah, berwarna biru.

Ditemui di kediamanya pada Jumat (2/9), Adi Putra nampak malu-malu saat ditanya terkait perasannya memiliki warna bola mata yang unik. Ia selalu bersembunyi di belakang ibunya.

Namun setelah diajak bercanda oleh sejumlah wartawan yang datang ke rumahnya, Adi Putra akhirnya mau membuka suara.

Ketut Adi Putra, bocah asal Banjar Dinas Delod Peken, Desa Adat Buleleng, Kecamatan/Kabupaten Buleleng yang memiliki bola mata berwarna biru
Ketut Adi Putra, bocah asal Banjar Dinas Delod Peken, Desa Adat Buleleng, Kecamatan/Kabupaten Buleleng yang memiliki bola mata berwarna biru (Tribun Bali/Ratu)

Adi Putra merupakan anak ke empat dari pasangan Ketut Sukadana dan Ketut Suryani. Ia dilahirkan secara normal, pada 13 September 2013. Saat dilahirkan, bola mata bocah yang duduk dibangku kelas III SD itu terlihat sudah berwarna biru. Namun warnanya belum seterang seperti saat ini.

Saat terlahir dengan kondisi bola mata seperti itu, orangtuanya pun tidak terkejut. Sebab ayahnya juga mengalami kondisi yang sama. Bola mata bagian kiri milik Ketut Sukadana, juga berwarna biru. "Kumpinya juga matanya sama. Warnanya juga biru, tapi tidak sebiru milik Tut Adi. Agak putih," kata Suryani.

Memiliki warna bola mata yang unik, membuat Adi Putra pernah dibuly oleh teman-temannya, saat masih TK. Temannya menyebut jika bola matanya mirip mata kucing. Namun tak jarang juga ada orang yang memuji warna bola matanya, hingga Adi Putra tiba-tiba diberi uang saku sebesar Rp 400 ribu. "Ada bule yang suka melihat warna bola matanya. Dia langsung dikasih uang Rp 400 ribu, karena matanya mirip dengan mata bule," tutur Suryani.

Meski bola matanya berwarna biru, penglihatan Adi Putra tetap normal. Ia pun bisa membedakan seluruh jenis warna. Ketika melihat sinar matahari, juga merasa silau, sama seperti bola mata manusia pada umumnya. "Saya sempat tanya ke dokter, soal warna bola matanya yang biru itu. Kata dokter, matanya normal, cuma warnanya saja biru," tandas Suryani. (rtu)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved