Berita Bangli

NORMAL Sebulan Bisa 20 Ekor, Permintaan Ayam Jago Mengalami Penurunan di Bangli

Permintaan ayam jago peternak di Bangli mengalami penyusutan. Jika sebelumnya dalam sebulan, bisa menjual ayam jago peternak hingga puluhan ekor.

mer
Suasana - Permintaan ayam jago peternak di Bangli mengalami penyusutan. Jika sebelumnya dalam sebulan, bisa menjual ayam jago peternak hingga puluhan ekor, kini yang laku kurang dari 10 ekor. Seperti yang diungkapkan Kadek Sudiarta. Peternak ayam jago peternak asal Desa Tiga, Kecamatan Susut. Ia mengatakan, permintaan ayam jago peternak anjlok secara signifikan. Kondisi ini telah terjadi sejak sebulan belakangan. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Permintaan ayam jago peternak di Bangli mengalami penyusutan.

Jika sebelumnya dalam sebulan, bisa menjual ayam jago peternak hingga puluhan ekor, kini yang laku kurang dari 10 ekor.

Seperti yang diungkapkan Kadek Sudiarta. Peternak ayam jago peternak asal Desa Tiga, Kecamatan Susut.

Ia mengatakan, permintaan ayam jago peternak anjlok secara signifikan.

Kondisi ini telah terjadi sejak sebulan belakangan.

"Normalnya dalam sebulan bisa jual sampai 20 ekor ayam jago peternak.

Tapi sejak sebulan terakhir hanya bisa jual delapan ekor ayam jago peternak saja," keluhnya, Minggu (4/9/2022).

Baca juga: 6 Arti Mimpi Melihat Ayam Jago, Berhati-hatilah Hal Buruk Ini Akan Menimpa Anda

Baca juga: PASTI IRIT, Promo Hypermart 4 September 2022, Ayam Telur Diskon, Susu Popok Bayi Minyak Goreng Hemat

Suasana - Permintaan ayam jago peternak di Bangli mengalami penyusutan.

Jika sebelumnya dalam sebulan, bisa menjual ayam jago peternak hingga puluhan ekor, kini yang laku kurang dari 10 ekor.

Seperti yang diungkapkan Kadek Sudiarta. Peternak ayam jago peternak asal Desa Tiga, Kecamatan Susut.

Ia mengatakan, permintaan ayam jago peternak anjlok secara signifikan.

Kondisi ini telah terjadi sejak sebulan belakangan.
Suasana - Permintaan ayam jago peternak di Bangli mengalami penyusutan. Jika sebelumnya dalam sebulan, bisa menjual ayam jago peternak hingga puluhan ekor, kini yang laku kurang dari 10 ekor. Seperti yang diungkapkan Kadek Sudiarta. Peternak ayam jago peternak asal Desa Tiga, Kecamatan Susut. Ia mengatakan, permintaan ayam jago peternak anjlok secara signifikan. Kondisi ini telah terjadi sejak sebulan belakangan. (mer)

Sudiarta mengatakan, awalnya ia melakoni usaha ternak babi.

Namun karena harganya fluktuatif, sejak tahun 2003 ia beralih membudidayakan ayam jago peternak.

"Disamping itu permintaan pasar juga cukup menjanjikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved