Berita Jembrana

Pelanggan PDAM di Jembrana Keluhkan Tagihan yang Membengkak, Petugas Lakukan Koreksi

Direksi Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana Bakal Kembalikan Sisa Pembayaran *Sudah Catat Seluruh Penggunaan Air Pelanggan Hingga Agustus

tribun bali/coco
Meteran air Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana milik salah satu warga di Kecamatan Negara, Minggu 4 September 2022. 

NEGARA, TRIBUN BALI - Direksi Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana mengaku telah melakukan koreksi terhadap banyaknya keluhan soal tagihan rekening air selama ini.

Sedikitnya ada ratusan pelanggan yang mengalami hal tersebut.

Pihak perusahan air minum plat merah ini juga mengaku sudah mengembalikan sisa jumlah tagihan pelanggan setelah disesuikan dengan tarif atau penggunaan sebenarnya.

Meteran air Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana milik salah satu warga di Kecamatan Negara, Minggu 4 September 2022.
Meteran air Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana milik salah satu warga di Kecamatan Negara, Minggu 4 September 2022. (tribun bali/coco)

Pengawas yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengatakan, sejak ada keluhan pihaknya sudah melakukan penanganan dengan melakukan koreksi tagihan rekening air para pelanggan.

"Oh itu (tagihan melonjak jauh) sudah kita koreksi, cuma datanya saya tidak pegang sekarang. Nanti kita akan ungkap detailnya," kata Ngurah Sumber Wijaya saat dikonfirmasi, Minggu 4 September 2022.

Disinggung mengenai jumlah pelanggan yang terdampak, pria yang juga menjabat sebagai Asisten II Sekda Jembrana ini menyebutkan hingga seratus lebih pelanggan. Dan sebelumnya pihaknya sudah meminta ke bagian hubungan langganan untuk mencatat dan mereka seluruh tagihan rekening air tersebut.

"Ada itu (sampai ratusan pelanggan). Kita sudah perintahkan bagian gubungan langganan untuk mencatat dan merekap semua perbulannya hingga Agustus kemarin

Artinya pembayaran para pelanggan dengan tagihan tinggi itu akan dikembalikan? Ngurah Sumber menyebutkan dikembalikan setelah penyesuaian penggunaan di lapangan.

"Bukan kita kembalikan total, tapi kita sesuaikan dengan penggunaan pelanggan. Kemudian kita juga tidak bisa tera ulang satu per satu. Nanti setelah klop kita sampaikan," tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah pelanggan dikejutkan dengan tagihan rekening dari Perumda Air Minum Tirta Amertha Jati Jembrana yang melonjak tinggi. Hal ini pun membuat para pelanggan yang terimbas mengeluh dan meminta kejelasan. Sebab, nominal tagihan tak masuk akal. Apalagi ada pelanggan yang tak menggunakan air, justru mendapat tagihan rekening air.

Menurut informasi yang diperoleh, tagihan rekening air yang melonjak tinggi hingga 100 persen ini sudah dialami sejak bulan Juni 2022 lalu. Ini tidak terjadi terhadap satu pelanggan saja, melainkan banyak. Selain ada yang tidak menggunakan air tapi bayar, pelanggan yang menggunakan air dengan jumlah sama seperti sebelumnya juga ditagih lebih banyak. Hal ini diduga ada permainan pencatatan dari petugas.

Seperti yang diutarakan seorang pelanggan bernama Made Jono. Ia menuturkan bahwa sebelum bulan Juni 2022 ia mendapat tagihan air secara normal atau sama seperti sebelumnya. Jika biasanya ia hanya membayar Rp 100-120 ribu perbulan. Namun, ia kaget dengan jumlah tagihan sejaj bulan Juni tersebut. Sehingga ia memutuskan untuk mencoba tak menggunakan air perumda tersebut.

Dan ternyata dugaannya benar, ketika tak digunakan ia tetap mendapat tagihan pembayaran air yang tinggi. Bahkan, ia mendapat tagihan hingga Rp 250 ribu dalam sebulan. Hal ini membuatnya jengkel karena selain membayar lebih, alasan petugas juga tak masuk akal. Petugas menyebut kemungkinan ada kesalahan pada input data.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved