Berita Karangasem

UNIK! Buat Gaun Nyi Belorong dan Putri Duyung Dari Plastik Bekas Mie Instan

I Gusti Lanang Mantra, seniman recycle, kembali membuat gaun dari sampah.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
tribun/saiful
Gusti Lanang Mantra, seniman recycle, membuat gaun dari sampah karung dan plastik bekas mie instan. Ia membuat gaun nyai belorong, dan putri duyung. 

AMLAPURA, TRIBUN BALI. COM - I Gusti Lanang Mantra, seniman recycle, kembali membuat gaun dari sampah.

Kali ini ia membuat gaun dari karung dan plastik bekas mie instan.

Ratusan plastik dirangkai mengunakan steples hingga bentuk gaun seperti nyai belorong, serta putri duyung yang bagus.

Seniman asal Br. Menanga Kawan, Desa Menanga, Kec. Rendang, Kab. Karangasem mnceritakan awal mulanya membuat gaun nyai belorong serta putri duyung.

Gusti Lanang Mantra, seniman recycle, membuat gaun dari sampah karung dan plastik bekas mie instan. Ia membuat gaun nyai belorong, dan putri duyung.
Gusti Lanang Mantra, seniman recycle, membuat gaun dari sampah karung dan plastik bekas mie instan. Ia membuat gaun nyai belorong, dan putri duyung. (tribun/saiful)

Awalnya beberapa temannya mebawakan plastik mie instan ke rumahnya sekitar empat bungkus plastik berwarna merah.

Tumpukan sampah plastik dibiarkan sekitar studio.

Sampah baru digarap jadi kesenian setelah selesai acara pengabenan di kampungnya.

Tumpukan sampah baru di rangkai jadi gaun sekitar seminggu lalu.

Proses pembuatannya berjalan sekitar 2 sampai 3 jam, digarap hanya seorang diri

"Awalnya dibawakan bungkus plastik mie instant sama temen yang berkerja disana. Karena masih sibuk pada acara ngaben, plastik didiamkan untuk smentara di studio. Slesai acara ngaben, saya duduk depan toko. Langsung muncul ide buat gaun,"kata Gusti Lanang Mantra, Minggu 4 September 2022.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved