Berita Negara

Dewan Segera Minta Penjelasan Eksekutif, 11 Proyek Fisik di Jembrana Bersumber DAK Batal Tender

DPRD Jembrana bakal memanggil Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) pasca proyek fisik 11 sekolah (6 paket) dengan sumber angg

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kondisi kerusakan SDN 4 Melaya dan siswa yang terpaksa belajar di tempat parkir di sekolah setempat, Senin 8 Agustus 2022. 

 


TRIBUN BALI.COM, NEGARA- DPRD Jembrana bakal memanggil Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) pasca proyek fisik 11 sekolah (6 paket) dengan sumber anggaran DAK batal tender.

Sebab, anggaran yang tak tersalurkan alias menguap karena berbagai faktor itu mencapai Rp 7 Miliar. Disisi lain, karena batalnya tender itu, Pemkab Jembrana bakal mengalokasikan dana perbaikan sekolah melalui APBD 2023.


Ketua DPRD Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi mengatakan, pihaknya akan segera mungkin memanggil Disdikpora untuk meminta penjelasan terkait batalnya tender 11 proyek fisik sekolah tersebut.

Pihaknya akan mencari faktor dari batalnya tender yang bersumber dari dana bantuan pusat (DAK) itu. 


"Dewan tentunya akan segera memanggil dinas (Disdikpora).

Kita akan jadwalkan untuk pemanggilan tersebut," kata Sri Sutharmi saat dikonfirmasi, Senin 5 September 2022. 


Menurutnya, pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait dampak dari batalnya tender 11 proyek fisik tersebut.

Sebab, arahnya nanti adalah kebijakan dari pemerintah pusat. Hal itu harus diperjelas karena di Jembrana sendiri masih banyak sekolah yang harus mendapat perbaikan.


"Terkait dengan kenapa bisa batal tender itu kita akan rapat kerjakan dulu.

Baca juga: Relokasi Patung Soekarno di Tabanan Bali Mulai Dikerjakan, Ini Lokasi Penitipan Sementara

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved