berita badung

Bangunan Liar di Pesisir Pantai Canggu Kembali di Bongkar, Satpol PP Sebut Turunkan Alat Berat

Puluhan bangunan liar yang berada di pesisir pantai Canggu, Kuta Utara Badung kembali dibersihkan.

TB/Istimewa
Satpol PP saat melakukan pembongkaran bangunan liar di sepanjang Pantai Canggu pada Selasa 6 September 2022 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Puluhan bangunan liar yang berada di pesisir pantai Canggu, Kuta Utara Badung kembali dibersihkan.

Pembersihan pun dilakukan dengan menggunakan alat berat.

Pembongkaran bangunan liar itu pun langsung dilakukan aparat Desa Adat dan Desa Canggu dan dikawal Sat Pol PP Provinsi Bali dan Sat Pol PP Badung pada Selasa 6 September 2022.

Tindakan tegas ini dilakukan, setelah sebelumnya diberikan waktu selama 3 bulan untuk membongkar dan membersihkan bangunan liar tersebut.

Satpol PP saat melakukan pembongkaran bangunan liar di sepanjang Pantai Canggu pada Selasa 6 September 2022
Satpol PP saat melakukan pembongkaran bangunan liar di sepanjang Pantai Canggu pada Selasa 6 September 2022 (TB/Istimewa)

Kasat Pol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengakui jika kegiatan pembongkaran yang dilakukan, lebih kepada pembersihan bahan bahan bangunan yang tidak bisa dilakukan secara manual.

Pasalnya beberapa material bangunan berat sehingga dilakukan dengan alat berat.

"Jadi desa adat dan desa dinas menurunkan alat berat untuk pembersihan material berupa beton sisa-sisa pondasi. Sehingga tidak bisa dilakukan dengan tenaga manusia dengan cepat," kata Suryanegara.

Akan tetapi masih ada sebagian kecil bangunan semi permanen yang masih berdiri, dan diminta untuk langsung dibongkar.

Tidak ada penolakan dalam pembongkaran bangunan tersebut, pasalnya sudah dilakukan sosialisasi sebelumnya.

"Kita kan sudah sosialisasikan dari dulu terkait pembongkaran ini," jelasnya.

Dijelaskan, pelaksanaan pembongkaran yang dimulai sekitar pukul 08.00 Wita berlangsung kondusif.

Lantaran pemilik bangunan sudah diajak sosialisasi, serta sudah ada kesepakatan antara pihak desa adat dan desa dinas, dengan pemilik bangunan.

"Sosialisasi terkait penataan dan penertiban di sepanjang pantai wilayah Canggu sudah dilaksanakan Jumat 11 Juni 2022 lalu di Wantilan Pura Batubolong Canggu," sambungnya.

Pada saat itu, hadir dalam sosialisasi tersebut Satpol PP Provinsi Bali, Kejari, Polsek Kecamatan Kuta Utara, Koramil Kuta, Satpol PP Badung, Dinas Pariwisata Badung, Dinas PU Badung, Bagian Hukum Setda Badung, Camat Kuta Utara, Perbekal Canggu, Bendesa Adat Canggu, Kelihan Banjar Canggu, dan masyarakat pengusaha yang memiliki usaha di sepanjang Pantai Canggu.

Dari pendataan ada 29 pengusaha yang memiliki usaha di sepanjang pantai Canggu. Namun usaha yang dilaksanakan di sana ada sebanyak 43 usaha. Karena satu pengusaha ada yang memiliki beberapa usaha.

"Pada sosialisasi para pengusaha sudah sepakat diberikan waktu tiga bulan untuk membersihkan sendiri. Saat ini kita hanya melaksanakan kesepakatan yang telah disetujui oleh semua pihak,"ujarnya sembari mengatakan tenggang waktu yang diberikan tersebut sebenarnya hingga 1 September 2022, namun pihak desa masih memberikan toleransi selama seminggu, hingga dilakukan penertiban hari ini. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved