Pemilu 2024

 Puluhan Nama Tenaga Honorer Dicatut Parpol Saat Pemberkasan PPPK, Takut Gagal Jadi Pegawai Negeri

Puluhan tenaga  pengajar yang berstatus honorer mengadu ke Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karangasem di Jalan  Raya Bhayangkara, Amla

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Marianus Seran
Tribun Bali
Foto bersama dengan 20 partai politik dalam acara sosialisasi KPU Provinsi Bali tentang tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilihan umum Anggota DPR dan DPRD. (Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra) 

TRIBUN BALI. COM, AMLAPURA- Puluhan tenaga  pengajar yang berstatus honorer mengadu ke Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Karangasem di Jalan  Raya Bhayangkara, Amlapura, Rabu (7/9/2022). Bersangkutan mengadu karena namanya dicatut sebagai pengurus parpol.

Guru honorer yang enggan menyebutkan nama mengaku, tak tahu namanya dicatut parpol. Dirinya baru mengetahui, Rabu (7/9/2022) pagi, setelah  mengecek di aplikasi SIPOL.

"Saya heran, kok bisa nama  saya dicatut jadi  anggota partai  politik,"kata guru honorer tersebut ke Tribun Bali.


Pria yang mengajar di salah satu  sekolah di Kelurahan Subagan mengaku tak terima namanya dicatut sebagai pengurus atau  anggota parpol.

Mengingat saat ini pihaknya sedang lakukan pemberkasan untuk  pendaftaran menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerjsama (P3K).

Baca juga: Ditengah Kenaikan Harga BBM, 11.128 KK di Bangli Bali Terima BLT BBM, Cek Lokasi Penerimanya


"Disekolah tempat saya mengajar, tenaga honor hampir semua di catut jadi anggota parpol.

Dari pegawai hingga guru.

Kita mengadu ke KPUD dikarenakan mau pemberkasan PPPK.

Tadi ada  puluhan orang datang ke  KPUD untuk cek,"akuinya.


Jangan sampai  gara - gara masalah ini, banyak honorer tidak lolos PPPK.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved