berita buleleng

Winangun Hilang Saat Memancing di Rumpon Desa Tejakula

Gede Winangun (31) dikabarkan hilang saat mencari ikan di perairan laut Desa/Kecamatan Tejakula, Buleleng pada Rabu 7 September 2022 sekira pukul 09.0

TB/Istimewa
Gede Winangun (31) dikabarkan hilang saat mencari ikan di perairan laut Desa/Kecamatan Tejakula, Buleleng pada Rabu 7 September 2022 sekira pukul 09.00 wita. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Gede Winangun (31) dikabarkan hilang saat mencari ikan di perairan laut Desa/Kecamatan Tejakula, Buleleng pada Rabu 7 September 2022 sekira pukul 09.00 wita.

Hingga saat ini pencarian pun masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dari Basarnas Buleleng dan Pol Air Polres Buleleng.

Menurut informasi, hilangnya warga asal Banjar Dinas Suka Darma, Desa Tejakula, Buleleng ini pertama kali diketahui oleh salah satu nelayan bernama Gede Wertanaya (55).

Gede Winangun (31) dikabarkan hilang saat mencari ikan di perairan laut Desa/Kecamatan Tejakula, Buleleng pada Rabu 7 September 2022 sekira pukul 09.00 wita.
Gede Winangun (31) dikabarkan hilang saat mencari ikan di perairan laut Desa/Kecamatan Tejakula, Buleleng pada Rabu 7 September 2022 sekira pukul 09.00 wita. (TB/Istimewa)

Kala itu Wertanaya yang sedang mencari ikan di tengah laut dengan jarak sekitar 9 mil dari bibir pantai, tiba menemukan jukung milik korban, terombang-ambing tanpa pemiliknya. Wertanaya lantas menarik jukung tersebut, dibantu dengan nelayan lainnya. Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke Mapolsek Tejakula.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya menyebut, berdasarkan keterangan pihak keluarga, Winangun pergi melaut sejak Selasa (6/9) siang kemarin. Ia berangkat dari Pantai Kapal, Desa Tejakula dan ingin memancing ikan di salah satu rumpon.

Setibanya di rumpon tersebut, Winangun bertemu dengan nelayan lain bernama Made Sujana (40). Sekitar pukul 17.00 wita, Sujana pun berniat untuk pulang.

Ia bahkan sempat mengajak Winangun. Namun ajakan Sujana itu ditolak oleh Winangun, sebab ia masih ingin memancing ikan di rumpon tersebut. Pada Rabu pagi, Winangun rupanya tak kunjung pulang.

Nelayan di desa setempat justru menemukan jukungnya terombang-ambing tanpa penghuni, di tengah laut.

Kepala Basarnas Buleleng Dudi Librana mengatakan, hingga Rabu (7/9) pukul 18.00 wita, pencarian terhadap pria malang tersebut belum membuahkan hasil.

Pencarian dilakukan hingga sejauh 20 nautical mile, dengan menggunakan dua rubber biat milik Basarnas dan Pol Air Polres Buleleng.

Dalam proses pencarian, tinggi gelombang laut kata Dudi sekitar 0.5 meter hingga 1 meter. Pencarian pun akan terus dilakukan selama tujuh hari kedepan. "Sampai saat ini hasilnya masih nihil," tandasnya. (rtu)

Foto: Istimewa/ Warga saat mengevakuasi jukung milik Winangun, yang ditemukan terombang ambing tanpa pemilik di tengah laut, Rabu (7/9)

Baca juga: Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Dua Nelayan yang Perahunya Mati Mesin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved