Sponsored Content

Marak Alih Fungsi Lahan di Badung, Pansus Bahas Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Panitia khusus (Pansus) Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019 tentang perlindungan lahan Pertanian pangan berkelanjutan menggela

Istimewa
Pansus tentang perlindungan lahan Pertanian pangan berkelanjutan menggelar Raker bersama di ruang rapim DPRD Badung, Kamis 8 September 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Panitia khusus (Pansus) Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019 tentang perlindungan lahan Pertanian pangan berkelanjutan menggelar rapat kerja (Raker) bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung di ruang rapim DPRD Badung, Kamis 8 September 2022.

Raker tersebut dipimpin langsung Ketua Pansus Wayan Luwir Wiana, didampingi Wakil Ketua Pansus, Nyoman Gede Wiradana dan IB Alit Arga Patra.

 

Turut hadir anggota pansus, yakni Made Wijaya, Nyoman Dirgayusa, Gusti Lanang Umbara, Nyoman Suka, Ni Luh Kadek Suastiari, Luh Gede Rara Hita Sukma Dewi.

Baca juga: 16.259 KK di Badung Bali Terima BLT BBM, Disalurkan Bertahap

Dalam kesempatan itu, Luwir Wiana mengatakan, Ranperda perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2019 merupakan turunan dari Undang-undang Cipta Kerja.

Hanya Ranperda terkait pertanian ini harus mendapatkan perhatian khusus.

 

“Ranperda ini sangat seksi, karena di Badung ini sudah banyak terjadi alih fungsi, jadi bagaimana kita di Badung mempertahankan lahan yang ada. Maka penting Ranperda ini disusun bersama,” ungkapnya.

 

Menurutnya, pihaknya juga akan mengawal penuh implementasi ketika telah ditetapkan menjadi Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved