Berita Internasional

Mengapa Camilla Bisa Jadi Permaisuri Kerajaan Inggris Dampingi Raja Charles III? Ini Penjelasannya

Inilah alasan mengapa Camilla bisa menjadi Permaisuri Kerajaan Inggris dampingi Raja Charles III meski di pinang saat sudah menjadi janda.

VICTORIA JONES / POOL / AFP
Permaisuri Camilla dan Raja Charles III berbicara saat pertemuan Dewan Aksesi di dalam Istana St James di London pada 10 September 2022, untuk proklamasi Raja baru - Inilah alasan mengapa Camilla bisa menjadi Permaisuri Kerajaan Inggris dampingi Raja Charles III meski di pinang saat sudah menjadi janda. 

Mengapa Camilla Bisa Jadi Permaisuri Kerajaan Inggris Dampingi Raja Charles III? Ini Penjelasannya

TRIBUN-BALI.COM - Inilah alasan Camilla bisa menjadi permaisuri usai Ratu Elizabeth wafat dan Pangeran Charles naik tahta menjadi Raja Inggris meski ia dinikahi saat sudah menjadi janda.

Menurut aturan kerajaan Inggris seharusnya Camilla tak memenuhi syarat sebagai permaisuri kerajaan karena disunting oleh Raja Charles III -putra Ratu Elizabeth- saat statusnya telah bercerai dengan suami pertamanya.

Akan tetapi kini jaman telah berubah.

Saat ini masyarakat Inggris telah menerima Camilla setelah 17 tahun secara resmi bergabung menjadi keluarga istana.

Belasan tahun lalu, Camilla dianggap sebagai dalang dari hancurnya hubungan pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana.

Namun bukan hanya perspektif publik yang membuat Camilla bisa mendapatkan posisinya saat ini.

Melainkan satu hal yang paling penting adalah restu dari Ratu Elizabeth itu sendiri.

Ratu Elizabeth II telah wafat pada 8 September 2022 lalu.

Tepat 7 bulan sebelum kematiannya, Ratu Elizabeth telah memberikan restu kepada Camilla untuk menjadi pemaisuri kerajaan Inggris.

Baca juga: Peti Jenazah Ratu Elizabeth II Diberangkatkan Menuju London, Akan Dimakamkan 19 September 2022

Dilansir dari BBC Indonesia pada 7 Februari 2022, Ratu Elizabeth II dikabarkan telah mengumumkan bahwa dia merestui istri Pangeran Charles, Camilla, menjadi permaisuri (Queen Consort) ketika sang Pangeran Wales itu kelak menjadi raja.

Restu tersebut merupakan dukungan dari sosok paling berkuasa di Kerajaan Inggris, menurut sejumlah pengamat.

Camilla dianggap layak mendapatkan restu itu setelah selama bertahun-tahun menunjukkan kesetiaan dan kerja keras.

Pangeran Charles menyebut restu dari Ratu Elizabeth II itu sebagai kehormatan mendalam baginya dan Camilla, yang dia sebut 'istri tercinta'.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved