Berita Badung

Tertinggi Kedua Temuan Kasus HIV/Aids, Badung Catat Paling Banyak Diderita Usia 20-29 Tahun

Tertinggi Kedua Temuan Kasus HIV/Aids, Badung Catat Paling Banyak Diderita Usia 20-29 Tahun

Tribun Manado
Ilustrasi 

Selain itu Dinas Kesehatan Badung telah bekerjasama dengan KPAD serta menyiapkan tenaga penyuluh Aids di tingkat desa.

"Selain penyuluhan sosialisasi dan penyebaran kondom, kerjasama dengan pihak luar juga dilakukan hal ini untuk meningkatkan screening kepada pekerja yang beresiko tinggi seperti buruh bangunan, pekerja cafe dan lainnya," akunya

Tidak hanya itu, pihaknya juga bekerjasama seperti USAID, dan yayasan swasta seperti Kerti Praja serta yang lainnya.

Termasuk dengan pihak rumah sakit khususnya RSD Mangusada juga sudah melakukan kerjasama.

"Semua rumah sakit yang ada di kabupaten Badung kita ajak untuk menangani kasus ini," tegasnya sembari mengatakan Mangusada sebagai pusatnya yang juga telah melatih tenaga kerja untuk penanganan ilmu HIV Aids yang perkembangannya sangat cepat.

Lebih lanjut dijelaskan, bagi penderita HIV Aids, Pemerintah Kabupaten Badung membebaskan biaya baik pada saat screening pertama hingga biaya perawatan ketika pasien menderita penyakit tersebut.

"Gratis tidak ada bayar, semuanya karena kita biayanya dari APBD dan juga kita kerjasama dengan BPJS dan juga donatur," katanya.

Untuk pasien Aids sebenarnya berpotensi untuk hidup bisa mencapai 80 persen.

Namun hal ini tergantung dari kondisi pasien.

Sehingga disarankan jika sudah dinyatakan positif, diminta untuk tetap berfikir positif dan mau konsultasi serta berobat.(*)

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved