Berita Badung

Camat Kuta Utara, Harapkan Ada Aturan Kuat Agar Masalah Petisi Polusi Suara Di Canggu Tidak Terulang

Camat Kuta Utara, Harapkan Ada Aturan Lebih Kuat Agar Masalah Petisi Polusi Suara Di Canggu Tidak Terulang

Pexels/Jerome Govender
ILUSTRASI Polusi Suara di Canggu 

Untuk diketahui, tempat hiburan yang ada di Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara Badung dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Bahkan tempat hiburan berupa bar, beach club, dan night club dinilai menimbulkan polusi suara karena suara musik di wilayah tersebut tanpa batasan waktu.

Masyarakat yang kesal atas kondisi tersebut mencari dukungan dengan membuat petisi Basmi Polusi Suara di Canggu pada situs di www.change.org.

Dalam petisi yang mengatasnamakan penduduk Bali, pekerja dan masyarakat yang tinggal di Canggu merasa sangat terganggu sebelum pandemi dan kini saat setelah pandemi.

Menyikapi petisi tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Badung, I Gst Agung Ketut Suryanegara mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali.

Sebab, terdapat Inmendagri No 42 Tahun 2022 yang mengatur jam operasional dan Pergub Bali No 16 Tahun 2016 yang mengatur baku mutu tingkat kebisingan.

“Kami akan bahas petisi ini Rabu besok di Provinsi Bali, karena ini debatable. Sebab, pada satu sisi ada peraturan yang memayungi pelaku usaha, pada satu sisi masyarakat juga supaya terayomi,” kata Suryanegara. (*)

Baca juga: Terkait Petisi Polusi Suara di Canggu, Satpol PP Badung Sebut Besok Dibahas di Provinsi

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved