Berita Jembrana

Mantan Kadisparbud Jembrana Segera Terima SK Pemberhentian, Sejak Ditahan Terima 50 Persen Gaji

Mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jembrana, I Nengah Alit divonis putusan pidana penjara 4 tahun atas kasus korupsi pengad

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Jembrana, I Nengah Alit 

TRIBUN BALI.COM, NEGARA, - Mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jembrana, I Nengah Alit divonis putusan pidana penjara 4 tahun atas kasus korupsi pengadaan rumbing tahun 2018 lalu.

Namun, hingga saat ini ia masih berstatus PNS dan menerima separuh gaji sejak ditahan pada Juni 2021 lalu.

Pemkab Jembrana menegaskan, untuk SK pemberhentian Nengah Alit masih berproses.


"Sekarang masih proses (SK Pemberhentian PNS Nengah Alit)," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Jembrana, I Made Budiasa saat dikonfirmasi, Selasa 13 Septemer 2022 sembari menyebutkan akhir bulan September ini proses SK diharapkan sudah selesai.


Dia mengungkapkan, salah satu dasar pemberhentian mantan Kadisparbud Jembrana sebagai ASN adalah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Namun, selama ini atau sejak ditahan, yang bersangkutan masih menerima haknya. Gaji yang diterima adalah 50 persen.

Baca juga: Dampak Kenaikan BBM, Harga Ikan Tongkol Naik 30 Persen di Gianyar


"Akhir bulan ini harus sudah ditetapkan surat keputusan (SK) hukuman administrasi kepegawaiannya," tegas birokrat asal Tabanan ini. 

 

Disinggung mengenai status pemberhentian yang bersangkutan, Sekda Made Budiasa masih belum berani memastikan. Pihaknya akan menunggu hasil dari SK yang ditetapkan.

Namun, jika melihat dari kasusnya yakni tindak pidana korupsi berpotensi dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). 


"Statusnya nanti kita lihat hasil penetapan SK pemberhentian," tandasnya.

Baca juga: Lakukan Bisnis Emas Bodong, Ni Nyoman AS Kuras Harta Korban Hingga Rp5,7 Miliar


Untuk diketahui, putusan kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) terhadap mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Nengah Alit adalah 4 tahun penjara. Selain itu, ditambah denda sebesar Rp 200 juta subsider pidana kurungan selama 6 bulan.(*)
 
 
 
 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved