Berita Bali

Presidensi G20 Ketenagakerjaan Hasilkan Bali Commitments, Berisikan Lima Dokumen Penting

Presidensi G20 Ketenagakerjaan Hasilkan Bali Commitments, Berisikan Lima Dokumen Penting

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin)
Foto bersama para Menteri Ketenagakerjaan anggota Negara-negara G20 usai kegiatan G20-LEMM di Bali 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Presidensi G20 Indonesia bidang ketenagakerjaan telah menyelesaikan G20 Labour and Employment Ministers Meeting (LEMM).

"Alhamdulillah G20 LEMM telah terselenggara dengan baik, seluruh agenda berjalan dengan lancar dan sesuai target yang kita harapkan," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, usai menutup G20 LEMM di Ayana Resort & Spa Bali, Rabu 14 September 2022.

Pada pertemuan LEMM tadi, kita banyak mendengar masukan dan pandangan dari forum terkait kondisi pasar kerja global yang masih menghadapi tantangan di era post pandemi dan dilingkupi ketidakpastian.

Namun membaiknya perlindungan tenaga kerja memberikan optimisme pemulihan ketenagakerjaan yang lebih cepat.

Foto bersama para Menteri Ketenagakerjaan anggota Negara-negara G20 usai kegiatan G20-LEMM di Bali
Foto bersama para Menteri Ketenagakerjaan anggota Negara-negara G20 usai kegiatan G20-LEMM di Bali ((Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin))

Forum juga berkomitmen mendorong upaya- upaya akselerasi untuk mencapai target Antalya terkait partisipasi pemuda dalam pasar kerja dan target Brisbane terkait partisipasi perempuan dalam pasar kerja di tahun 2025.

Pada pertemuan LEMM tadi, kita telah bersepakat menghasilkan berbagai output penting bagi kebijakan ketenagakerjaan global yang kita sebut dengan G20 LEMM Bali Commitments.

Kelima dokumen tersebut yang menjadi G20 LEMM Bali Commitments yakni pertama, Action Plan on Accelerating and Monitoring the G20 Principles for the Labour Market Integration of Persons with Disabilities.

Dokumen ini berisi kesepakatan para member dalam mengakselerasi kelompok penyandang disabilitas untuk masuk ke dalam pasar kerja yang inklusif.

"Selain itu juga dilakukan monitoring implementasi serta integrasi penyandang disabilitas ke dalam pasar kerja berdasarkan daftar indikator yang akan dianalisis dan disampaikan oleh ILO dan OECD serta dilaporkan setiap 4 tahun sekali," jelas Menaker Ida Fauziyah.

Kedua, The G20 Policy Recommendations for Sustainable Growth and Productivity in Human Capacity Development through Strengthening Community-Based Vocational Training (CBVT).

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved