Berita Buleleng

Terkait Permohonan Pembebasan Lahan Garapan Eks Timtim, KLHK Akan Berikan Jawaban Pekan Depan

KLHK Akan Berikan Jawaban Pekan Depan Terkait Permohonan Pembebasan Lahan Garapan Eks Timtim

Tribun Bali/Ratu
Warga eks Timtim saat melakukan audiensi dengan Pj Bupati Buleleng, Rabu (14/9) 

Terlebih Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko sempat berjanji bahwa pembebasan lahan rampung pada Agustus 2022. Namun nyatanya hingga saat ini, janji dari Moeldoko tersebut dipenuhi.

"Masyarakat menginginkan hal (pembebasan lahan,red) itu secepatnya. Karena berkenaan dengan janji Moeldoko kan bulan Agustus sudah ada pelepasan. Nyatanya sekarang sudah bulan September belum ada tindak lanjut dari pusat," katanya.

Sawitra juga menambahkan, selama ini KLHK terkendala belum memberikan jawaban atas permohonan pembebasan lahan, kemungkinan dikarenakan tumpang tindihnya peta LPHD dengan lahan garapan milik warga eks Timtim.

Jika hal itu menjadi kendala, warga menyatakan siap apabila lahan garapannya digeser sedikit.

"Warga bersedia digeser ke belakang, karena di belakang itu statusnya masih HPT juga, milik KLHK. Yang penting kalau digeser, luasan lahan yang diberikan tetap sama. Atau kalau ada pertimbangan lain, masyarakat bisa diajak duduk bersama," tandasnya.

Seperti diketahui, ada sebanyak 107 KK Eks Timtim yang menetap di Banjar Dinas Bukit Sari, Desa Sumberklampok atau tepatnya di kawasan HPT.

Mereka bermukim di wilayah tersebut sejak tahun 2000 lalu.

Masing-masing KK memiliki lahan pekarangan seluas 4 Are, serta lahan garapan masing-masing 50 Are, atau dengan total luasan mencapai 136.96 hektar. (rtu)

 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved