Berita Denpasar

Balimakarya Film Festival Kembali Digelar, Disebut Sebagai Momentum Kebangkitan Film di Bali

Balimakarya Film Festival Kembali Digelar, Disebut Sebagai Momentum Kebangkitan Film di Bali

Editor: Harun Ar Rasyid
Balimakarya Film Festival Kembali Digelar, Disebut Sebagai Momentum Kebangkitan Film di Bali
TB/Istimewa
Ayu Laksmi dan John Badalu

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Balimakarya Film Festival (BMFF) #2 akan digelar di Bali.

Lewat kegiatan ini, pegiat perfilman (cinema) internasional bisa melakukan sharing, kolaborasi secara lebih intens, dan mendalam bagi pegiat cinema secara lintas komunitas.

Direktur Program Balimakarya Film Festival (BMFF) #2 tahun 2022 John Badalu mengatakan Bali tak hanya nyaman sebagai tujuan wisata, tetapi juga sangat potensial sebagai sentra cinema internasional.

Bahkan, hal itu sudah berlangsung sejak jaman dulu.

Ayu Laksmi dan John Badalu
Ayu Laksmi dan John Badalu (TB/Istimewa)

Pulau Dewata sering dipilih sebagai tempat pembuatan film ataupun tempat fotografi yang memang memiliki kelebihan.

“Bali sangat potensial sebagai sentra cinema internasional. Itu karena popularitas Bali sebagai obyek wisata dunia sebagai nilai plus yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia,” katanya, Kamis 15 September 2022.

Balimakarya Film Festival yang digelar di Pulau Dewata secara nasional dan internasional akan menjadikan Bali sebagai atraksi wisata yang beda.

Ekosistem budaya lokal sangat dikagumi secara internasional, demikian pula sumber daya manusianya kompetitif, sehingga potensi Bali harus direvitalisasi.

Selama tiga tahun menetap di Kuta, ia melihat komunitas film di Bali tersendat, beda dengan di Jogja, Bandung, Jakarta atau Makassar.

“Itu karena antar komunitas film di Bali belum punya wahana untuk forum interaksi secara intensif,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved