Berita Bali

Dinas Pariwisata Bali Ajukan Jalur Kendaraan Listrik Pada Kawasan Pariwisata, Utamanya Canggu & Kuta

Dinas Pariwisata Bali Ajukan Jalur Kendaraan Listrik Pada Kawasan Pariwisata, Utamanya Canggu dan Kuta

Tribun Bali / Rizal Fanany
Gubernur Bali, Wayan Koster meresmikan ujicoba Bis Listrik di Jayasabha, Denpasar, Jumat (6/11/2020).Penggunaan kendaraan bermoror listrik berbasis baterai ini sebagai upaya penerapan transportasi ramah lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas polusi. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Jalur kendaraan listrik menuju obyek wisata akan diprioritaskan pada daerah-daerah pariwisata seperti Kuta dan Canggu.

Pada daerah-daerah ini nantinya akan didorong untuk lebih menggunakan motor listrik dengan tujuan agar udara disekitaran obyek wisata tetap bersih.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun mengatakan sudah mengusulkan daerah tersebut untuk penggunaan motor listrik.

“Kami mengusulkannya (terkait penggunaan kendaraan listrik). Karena memang pariwista di Bali kan biar ada kualitasnya lebih bagus ya, destinasi disamping itu juga jalur macet kawasan Kuta polusinya banyak kasihan tamunya, tapi kalau dia pakai listrik kan lebih enjoy,” jelasnya pada, Kamis 15 September 2022.

ILUSTRASI
ILUSTRASI (Dok Pemprov NTB via TRIBUNLOMBOK.COM)

Lebih lanjutnya ia mengatakan sejauh ini belum banyak wisatawan yang sudah menggunakan kendaraan listrik.

Namun sudah mendekati kearah penggunaan kendaraan listrik.

Selain itu Dinas Pariwisata Bali juga sedang mempersiapkan regulasi terkait kendaraan listrik tersebut.

“Kami sudah membuat videonya (sosialisasi) cek di youtube bahwa kami sudah menyiapkan 4 seri. Sudah ada edukasi ke orang asing kalau kita pakai itu. Kami menyiapkan ekosistem pariwisata salah satunya menyiapkan Bali lebih suistanable kedepannya biar lebih dirasakan ada value,” tambahnya.

Ketika Bali sudah menerapkan penggunaan kendaraan listrik, diharapkan tingkat polusi udara mengecil sehingga kualitas destinasi di Bali lebih tinggi. Terlebih dengan adanya pandemi Covid-19, wisatawan menginginkan tempat wisata yang aman dan sehat.

Sementara untuk prediksi kunjungan pariwisata ke Bali, Tjok menilai akan melebihi yang ditargetkan.

“Untuk umlah kunjungan pariwisata prediksi saya melebihi yang ditargetkan. Target kami sebanyak banyaknya tetapi 1 juta lebih untuk wisman akhir tahun masuk,” tutupnya. (*)

Baca juga: Bus Listrik Merah Putih, 100 Persen Karya Anak Bangsa, Siap Dukung G20 di Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved