Berita Denpasar

Dampak dari Timbunan Plastik, Pembangunan TPST di Tahura Suwung Denpasar Molor 2,6 Persen

Pelaksanaan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Tahura, Desa Pedungan Denpasar Selatan masih berproses.

Istimewa
Pemantauan pembangunan TPST di Denpasar, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Tahura, Desa Pedungan Denpasar Selatan masih berproses.


Dari target yang dicanangkan, pengerjaan TPST ini molor 2,6 persen.


Pengerjaan ini molor karena terkendala pengerjaan struktur pondasi.


Hal ini karena saat dilakukan penggalian pondasi, terdapat banyak timbunan sampah plastik.

Baca juga: Meski Ada Penolakan, Pembangunan TPS3R di Ubung Kaja Denpasar Tetap Berjalan, Ada 7 Poin Kesepakatan


Karena seperti kita ketahui, lokasi pembangunannya berdekatan dengan TPA Suwung.


Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, dari tiga TPST yang dibangun di Kota Denpasar, hanya satu TPST yang progresnya paling rendah yakni TPST Tahura.


"Kendala yang dialami pengerjaan proyek ini karena terkendala pada dasar bangunan yang menyulitkan pengerjaan. Dasar bangunan sebagian besar merupakan plastik sehingga perlu dilakukan penimbunan dan pembetonan kembali agar struktur pondasi bisa lebih padat kendati paling dasar merupakan tumpukan sampah plastik," kata Agus Arya Wibawa.


Karena kendala tersebutlah pengerjaannya molor 2,6 persen dari target pengerjaan seharusnya 9,8 persen.


Menurutnya, bahkan saat digali sedalam 6 meter belum menemukan dasarnya. 


Sehingga dilakukan dengan teknik pengurugan dan pembetonan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved