Berita Bali

Gubernur Bali Wayan Koster Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bali Pakai Mobil Listrik

Koster Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bali Dengan Mobil Listrik, Sudah Sejak Awal Tahun Gunakan Kendaraan Listrik

Tribun Bali/Wahyuni Sari
Gubernur Bali, Wayan Koster gunakan kendaraan listrik saat hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali pada, Jumat 16 September 2022. 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Untuk mengatasi kemacetan dan polusi udara, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan untuk bertransformasi dari kendaraan bahan bakar fosil menggunakan kendaraan energi terbarukan yaitu gas maupun juga listrik. Khususnya bertransformasi ke kendaraan listrik berbasis baterai.

“Astungkara kita bisa mengatasi ini dengan baik kita akan Kita sudah melalui Peraturan Gubernur untuk itu, yaitu penggunaan energi bersih dengan Peraturan Nomor 45 Tahun 2019 Tentang Bali Energi Bersih dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 Tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai,” ungkapnya pada Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali, Jumat 16 September 2022.

Penggunaan kendaraan listrik kini menjadi Kebijakan Nasional dimana kemarin Presiden RI mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Khusus di Bali, penggunaan kendaraan listrik saat ini sudah berjalan bahkan Pemprov Bali sudah mengeluarkan Instruksi Penggunaan Kendaraan Listrik untuk para pegawai Pemerintah Provinsi Bali dan juga sudah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Bali menggunakan pembangkit listrik tenaga surya dikawasan-kawasan umum.

Gubernur Bali, Wayan Koster gunakan kendaraan listrik saat hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali pada, Jumat 16 September 2022.
Gubernur Bali, Wayan Koster gunakan kendaraan listrik saat hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali pada, Jumat 16 September 2022. (Tribun Bali/Wahyuni Sari)

“Dan syarat utama tadi kita pasang di Jalan Tol Bali Mandara dalam rangka G20 saya meminta kepada dirut BUMN untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya disepanjang Jalan Tol Bali Mandara sebagai penanda dimulainya penggunaan PLTS diwilayah Provinsi Bali sebagai pelaksanaan Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali energi bersih. Kedepan akan kita jalankan,” tambahnya.

Ketika menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, Koster mengatakan sudah menggunakan kendaraan listrik sejak awal tahun. Dan menurutnya kendaraan listrik ini nyaman digunakan.

“Nyaman lah (menggunakan kendaraan listrik). Biayanya setengah dari harga biaya operasional. Kalau minyaknya ini kalau beli minyak Rp. 100 ribu ini cuma menghabiskan Rp. 20 ribu,” imbuhnya.

Penggunaan kendaraan listrik ini sudah diinstruksikan kepada Bupati/Walikota diseluruh Bali dan saat ini sudah diperkuat dengan Instruksi Presiden. (*)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved