Berita Bali

Kandaskan Singaraja ZFP Lewat Adu Penalty, Perseden Denpasar Juara Liga 3 Zona Bali 3 Musim Beruntun

Kandaskan Singaraja ZFP Lewat Adu Penalty, Perseden Denpasar Juarai Liga 3 Zona Bali, 3 Musim Beruntun

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Adrian
Ceremony Perseden Denpasar Juara Liga 3 Zona Bali 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNGPerseden Denpasar berhasil menjuarai Liga 3 Zona Bali setelah mengandaskan Singaraja Zona fair Play FC lewat adu penalty dengan skor 6-5 di Lapangan Yoga Perkhanti Jimbaran, Badung, Bali pada Minggu 18 September 2022 sore.

Raihan juara Liga 3 Zona Bali musim ini juga menandai hattrick juara kesebelasan asal Kota Denpasar ini untuk ketiga kalinya secara beruntun, sedangkan Singaraja ZFP FC duduk sebagai runner-up, dan peringkat ke-3 diduduki oleh PSAD Udayana.

Perseden Denpasar mengenakan jersey orange, orange, orange dan Singaraja ZFP mengenakan jersey putih, putih, putih. 45 menit pertama pertandingan berjalan terbuka, kedua kesebelasan saling menyerang, beberapa peluang gagal dikonversi menjadi gol oleh kedua tim. Memasuki babak kedua, kedua tim tidak mengendorkan serangan, hingga peluit akhir dibunyikan wasit skor tetap kacamata.

Babak tambahan 2 x 15 menit juga tidak membuahkan gol bagi kedua tim, skor bertahan 0-0 hingga dilanjutkan ke babak adu penalty yang berlangsung dramatis hingga akhirnya dimenangkan oleh Perseden dengan skor 6-5.

Gol penalty penentu kemenangan Perseden Denpasar dicetak oleh pemain nomor punggung 23, Kadek Lanang Agus Surya Artayana.

Menanggapi kemenangan dan keluar sebagai juara 3 kali berturut-turut, Pelatih Perseden Denpasar, I Made Pasek Alit mengatakan, kunci kemenangan kapten Sukawidana dan kawan-kawan adalah kekompakan dan bermain dengan hati.

“Ini perjuangan semua pemain, kami 100 persen kelahiran 2002, memang tidak target di sini, kami targetnya di Porprov, tapi Astungkara Tuhan memberikan anak-anak rejeki. Kunci kemenangan juara mereka main dengan hati tidak memikirkan ada sesuatu dari siapapun, mereka kompak, mereka seperti keluarga dan memiliki semangat juang tinggi,” ungkapnya dijumpai Tribun Bali usai pertandingan.

Coach Made Pasek Alit mengaku belum mengetahui regulasi berikutnya kapan putaran nasional dimulai, setelah im diliburkan 3 hari, mereka kembali berkumpul untuk bersiap menatapp Porprov bulan Oktober 2022 mendatang.

“Putaran nasional belum diketahui, target selanjutnya Oktober Porprov, paling libur 2-3 hari lalu latihan kembali,” ujarnya.

Baca juga: PERSEDEN Denpasar Alami Nasib Apes Jelang Kontra Gresik United, 7 Pemain Positif Covid-19

Sementara itu dari kubu lawan, Pelatih Singaraja ZFP FC, Coach Dwi Yudha Purnama Hakim, mengatakan mmeski gagal anak asuhnya sudah bekerja keras dan tampil menyerang dalam laga final Liga 3 Zona Bali ini, hanya keberuntungan sedang tidak menaungi. Andry Dwi dan kawan-kawan sejatinya berhasil menahan imbang tanpa kebobolan hingga 120 menit.

“Kami belum beruntung dalam adu penalty, kami apresiasi kerja keras anak-anak sangat luar biasa,” ujarnya.

Coach Dwi Yudha pun berharap, dalam regulasi putaran nasional tahun ini ada 2 tim yang naik ke putaran nasional, jika demikian, pihaknya bakal melakukan perombakan pada skuat.

“Apabila tahun ini nasional 2 tim , kalau memang kami lolos nasional kami akan beberapa melakukan rombak pemain menghadapi putaran nasional, kami menambah pemain untuk mengisi beberapa posisi yang kurang, kami Cuma mendaftarkan 21 pemain, bisa menambah untuk pemain posisi gelandang dan stopper, karena dua pemain senior kami cedera tidak bisa bermain,” ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved