Berita Karangasem

Lambat Sampai Bawah, Tujuh Pemedek Turun Selamat dari Gunung Agung

Tujuh pemedek asal Desa Padang Bai, Kecamataan Manggis, Kab. Karangasem kelelahan saat turun dari Puncak Gunung Agung, Minggu 18 September 2022 sore h

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
ist
Ni Putu Widya Kusuma Dewi (6.8), bocah dri Banjar Puragae, Pempatan, Kec. Rendang, Kab. Karangasem saat mendaki Gunung Agung, Jumat (10/6/2022). 

AMLAPURA, TRIBUN BALI. COM - Tujuh pemedek asal Desa Padang Bai, Kecamataan Manggis, Kab. Karangasem kelelahan saat turun dari Puncak Gunung Agung, Minggu 18 September 2022 sore hari.

Pemedek sempat dilaporkan ke Basarnas Krangasem karena tak kunjung turun hingga pukul 18.00 wita.

Info Tribun Bali dil apangan, tujuh pemedek yang kelelahan di atas Gunung Agung berangkat ke puncak sekitar pukul 00.00 wita bersama rombonganya.

Jumlah pemedek yang naik ke atas sekitar 50 orang.

Terdiri dari laki, perempuan, serta anak - anak.

Tujuan untk prosesi nuur tirta.

Tak ada hambatan selama perjalanan ke Puncak Gunung Agung.

Semua pemedek semangat hingga sampai ke puncak.

Setelah upacara selesai, pemedek turun bersama. Rombongan baru sampai di Parkir Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamataan Selat, Krangasem pukul 16.00 wita

Sekretaris PMI Kab. Karangasem, I Wayan Suara, mengungkapkan, pemedek tiba di Parkir Pura Pasar Agung sekitar pukul 16.00 wita.

Tetapi tujuh pemedek yang kelelahan tidak kuunjung turun hingga pukul 18.00 wita. Karena khawatir beberapa rekannya laapor ke SAR Karangasem.

"Karena khawatir akhirnya dilaporkan ke Pos SAR Kab. Karangasem.

Seeharusnya mereka sampai di parkiran Pura Pasar Agung pukul 14.00 wita.

Pukul 18.20 wita, ke tujuh pmedek turun. Katanya mereka lelah, & sempat istirahat diatas. PMI stand by karena ad anak - anak," ungkap Suara.

Meenurutnta, kata Suara, tujuh pemedek lambat karena kelelahan. Semua pemedek turun dengn selamat, tidak ada luka. Sekarang pemedek sudah keembali. Koordinator Pos SAR Kab. Krangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana, membenarkan. Yang bersangkutan hanya kelelahan saat turun.

"Sempat dilaporkan, tapi tidak ada pergerakan karena sudah selamat aman sampai di pura pasar agung. Bersangkutan tidak tersesat, hanya belakangan turun. Sekrang sudah aman. Sudah sampai di Pura Pasar Agung," tambah I Gusti Ngurah Widnyana, pejabat asal Kab. Klungkung.

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved