Berita Klungkung

PERKARA Korupsi BUMDes Besan Ditarget Disidangkan Tahun Ini

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, segera dirampungkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung.

Eka Mita
Kasi Pidsus Kejari Klungkung Putu Kekeran. 

TRIBUN-BALI.COM - Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, segera dirampungkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung.

Pihak kejaksaan pun menargetkan pada akhir tahun, perkara ini sudah bisa disidangkan.

Proses penyidikan perkara dugaan korupsi ini, sudah berlangsung sejak setahun lebih.

Proses penyidikan membutuhkan waktu cukup lama, karena banyaknya saksi yang diperiksa.

Serta menunggu hasil audit kerugian negara dari Inspektorat Klungkung.

"Prosesnya memang agak lama sejak tahun lalu (2021).

Selain banyak saksi yang diperiksa, kami juga menunggu hasil penghitungan kerugian dari oleh Inspektorat.

Saat ini pemberkasannya sudah rampung tinggal pelimpahan tahap pertama,”ujar Kasi Pidsus Kejari Klungkung Putu Kekeran, Minggu (18/9).

Baca juga: KPK Minta Doa Masyarakat Agar Tak Dibobol Hacker Bjorka, Ngaku Sudah Siap Langkah Antisipasi

Baca juga: Kejari Klungkung Periksa Tersangka Pekan Depan, Bidik Keterlibatan Pihak Lain Kasus BUMDes Besan

Ilustrasi - Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, segera dirampungkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung.

Pihak kejaksaan pun menargetkan pada akhir tahun, perkara ini sudah bisa disidangkan.

Proses penyidikan perkara dugaan korupsi ini, sudah berlangsung sejak setahun lebih.
Ilustrasi - Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, segera dirampungkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung. Pihak kejaksaan pun menargetkan pada akhir tahun, perkara ini sudah bisa disidangkan. Proses penyidikan perkara dugaan korupsi ini, sudah berlangsung sejak setahun lebih. (Pixabay)

Berkas perkara yang sudah rampung, segera dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk selanjutnya diteliti, sebelum dilakukan pelimpahan tahap dua.

Pihak Kejari Klungkung berupaya agar kasus ini dapat disidangkan tahun ini.

"Kami berupaya secepat mungkin. Kami tidak mau menunggak pekerjaan,"ungkapnya.

Sebelumnya, Kejari Klungkung menetapkan Komang NS sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan uang di BUMDes Kertha Jaya Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Tersangka merupakan mantan bendahara di BUMDes Besan, yang diduga melakukan penyelewengan dana BUMDes Besan.

Dengan cara membuat kredit fiktif simpan pinjam BUMDes Besan.

Lalu tidak menyetorkan dana pembayaran pinjaman, yang dititipkan oleh debitur kepada tersangka dan tidak menyetorkan uang hasil usaha toko BUMDes Kertha Jaya sehingga diestimasikan merugikan negara sekitar Rp650 juta. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved