Berita Badung

Bali Terima 200 Ribu Dosis Vaksin Rabies Melalui Bandara Ngurah Rai, Demi Sukseskan G20 di Nusa Dua

Jalankan fungsi fasilitasi, Bea Cukai Ngurah Rai berikan pengeluaran segera (rush handling) atas impor ratusan ribu dosis vaksin rabies yang didata

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Marianus Seran
Istimewa
Bali Terima 200 Ribu Dosis Vaksin Rabies Melalui Bandara Ngurah Rai. 

 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA – Jalankan fungsi fasilitasi, Bea Cukai Ngurah Rai berikan pengeluaran segera (rush handling) atas impor ratusan ribu dosis vaksin rabies yang didatangkan oleh Kementerian Pertanian untuk menyukseskan gelaran KTT G20 di Bali. 

 

 

Sebanyak 200.000 dosis vaksin rabies asal hibah, diterima Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian dengan Fasilitas Pembebasan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor, di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin 19 September 2022.

 


“Kami berterima kasih kepada Bea Cukai Ngurah Rai dan Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT atas berbagai langkah tanggap yang diberikan sehingga impor 200.000 dosis vaksin rabies pada hari ini berhasil direalisasikan dengan pengeluaran segera serta mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk,” ujar Koordinator Substansi Program dan Evaluasi, Balai Besar Veteriner Denpasar mewakili Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, I Putu Eka Sentana.

Baca juga: Uzur dan Sering Bocor, Pipa Transmisi Catur-Belantih Kintamani akan Diganti, Butuh Anggaran Rp 2,4 M


Sebelumnya, atas rencana impor 200.000 dosis vaksin rabies tersebut, Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT telah memberikan Fasilitas Pembebasan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB dan NTT nomor KEP-141/WBC.13/2022 tanggal 29 Agustus 2022.

 


“Bea Cukai memiliki fungsi fasilitasi, dan sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 171/PMK.04/2019, atas impor barang hibah oleh Kementerian Pertanian untuk kepentingan umum tersebut dapat diberikan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor, sehingga kami berikan fasilitas tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan kami atas suksesnya presidensi G20,” kata Susila Brata, selaku Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT.

 

Baca juga: Turunkan Tim, DLHK Badung Sebut Kebisingan di Canggu Tidak Melebihi Ambang Batas


Memperhatikan karakteristik vaksin rabies yang memerlukan penanganan dengan lemari berpendingin, Bea Cukai Ngurah Rai berikan asistensi kepada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian untuk mendapatkan pelayanan segera/rush handling.

 


“Kami memahami bahwa vaksin ini perlu penanganan khusus agar kandungannya tidak rusak sampai tiba dan disalurkan, sehingga pada hari ini, kami berikan pelayanan segera/rush handling kepada 200.000 dosis vaksin rabies, dengan demikian barang dapat segera dikeluarkan terlebih dahulu, dan pemenuhan kewajiban kepabeanan dapat diselesaikan setelahnya,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Mira Puspita Dewi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved