Berita Denpasar
Semua Petahana Menang Telak, Dirjen Kemendagri Pantau Pemilihan Perbekel di Denpasar
Desa Dangin Puri Kelod, dengan jumlah TPS sebanyak 23, jumlah yang masuk DPT sebanyak 7.230
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) di Kota Denpasar digelar pada Minggu 18 September 2022, berjalan lancar, dan hasil sementara sudah bisa diketahui.
Pemilihan perbekel atau kepala desa itu berlangsung di empat desa di Denpasar, yakni Desa Kesiman Kertalangu, Desa Dangin Puri Kelod, Desa Peguyangan Kaja, dan Desa Tegal Kerta.
Dari rekapitulasi hasil penghitungan suara sementara, kemenangan Pilkel di empat desa tersebut disapu bersih oleh petahana.
Desa Kesiman Kertalangu memiliki jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara) sebanyak 31 dan DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 11.892.
I Made Suena yang merupakan calon incumbent atau petahana meraih sebanyak 6.692 atau 95,04 persen.
Sedangkan Ketut Sudarma yang merupakan pendatang baru meraih suara 349 orang atau 4,96 persen.
Suara tidak sah di Pilkel Kesiman Kertalangu sebanyak 100 suara atau 1,40 persen.
Sedangkan jumlah pemilih yang hadir yakni 7.141 atau 60,05 persen.
Di Desa Dangin Puri Kelod, dengan jumlah TPS sebanyak 23, jumlah yang masuk DPT sebanyak 7.230.
I Made Sada yang merupakan incumbent memperoleh suara 2.615 orang atau 76 persen.
Sedangkan I Nyoman Ardana yang merupakan pendatang baru (newcomer) memperoleh 765 suara atau 22 persen.
Sedangkan jumlah suara tidak sah sebanyak 70 suara atau 2,03 persen.
Jumlah pemilih yang hadir di Pilkel Dangin Puri Kelod sebanyak 3.450 atau hanya 47,72 persen.
Dalam Pilkel di Desa Peguyangan Kaja, jumlah TPS sebanyak 14 dan DPT sebanyak 6.256.
I Made Parmita yang merupakan incumbent memperoleh 3.550 suara atau 87 persen.
Sedangkan I Wayan Diartawan yang merupakan newcomer memperoleh suara 525 atau 13 persen.
Suara tidak sah adalah 184 atau 4,3 persen, dan tingkat kehadiran pemilih yakni 68,07 persen atau sebanyak 4.259 orang.
Di Desa Tegal Kerta, Denpasar Barat, terdapat sebanyak 10.604 DPT dengan 23 TPS.
Dua calon yang bertarung adalah Mulyadi yang merupakan pendatang baru, dan I Putu Trisnajaya yang merupakan petahana.
Dari jumlah DPT sebanyak 10.604, yang memberikan hak pilihnya yakni 6.576 orang.
Dari rekapitulasi hasil penghitungan suara sementara, diketahui bahwa petahana memperoleh suara 6.013 atau dengan persentase 92,59 persen.
Sedangkan Mulyadi memperoleh suara 481 atau 7,41 persen.
Sementara untuk suara tidak sah adalah sebanyak 82 atau 1,25 persen.
Dengan jumlah tersebut, tingkat kehadiran pemilih yakni 62,01 persen atau 6.576 orang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha mengatakan pelaksanaan pemilihan ini berjalan lancar.
“Sampai saat ini masih aman terkendali dan tidak terjadi permasalahan,” katanya.
Sedangkan untuk tahapan selanjutnya yakni laporan keberatan hasil pemilihan perbekel dialokasikan pada 19-21 September 2022.
Pada 22-24 September 2022 diambil keputusan panitia desa menindaklanjuti atau tidak terhadap laporan.
Tanggal 25-27 September 2022 keputusan penyelesaian sengketa hasil pemilihan perbekel jika ada.
“Sementara untuk penetapan penetapan calon perbekel terpilih bisa dilakukan tanggal 19 September jika tidak ada laporan sengketa. Jika ada laporan sengketa pemilihan, penetapan dilakukan 28 September 2022,” kata Budha.
Selanjutnya, imbuh Budha, pengesahan dan pelantikan calon perbekel terpilih oleh Wali Kota Denpasar diagendakan tanggal 10 Oktober 2022 dan paling lambat tanggal 31 Oktober 2022.
Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo memantau pelaksanaan Pilkel di Denpasar secara virtual.
“Harapan saya pilkades akan terpilih kepala desa yang profesional, amanah, dan kompeten serta membantu pencapaian visi dan misi wali kota dan wakilnya," kata Yusharto Huntoyungo dalam sambutannya saat memantau secara virtual Pilkel Serentak di Kota Denpasar, Minggu 18 September 2022.
Yusharto berharap pelaksanaan Pilkel dapat berlangsung sukses tanpa ekses hingga pada acara pelantikan nantinya.
Ia juga mengingatkan pelaksanaan Pilkel harus tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) karena hingga saat ini Presiden Joko Widodo belum mencabut status keadaan darurat bencana nonalam Covid-19.
Kota Denpasar merupakan salah satu dari 19 kota di Indonesia yang masih memiliki desa.
Untuk memastikan pemungutan suara berjalan aman, Polresta Denpasar dan polsek jajaran kemarin menggelar pengamanan dengan menerjunkan 56 personel.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, saat itu juga ikut turun langsung melaksanakan peninjauan pengamanan kegiatan Pilkel Serentak ini.
Adapun lokasi yang ditinjau Kapolresta antara lain TPS 7 Banjar Den Yeh Desa Peguyangan Kaja (Denpasar Utara); TPS 23, 24, 24 dan 25 Banjar Merta Gangga Desa Tegal Kerta (Denpasar Barat); dan TPS 8, 9, 10 dan 11 di SD 29 Desa Dangin Puri Kelod (Denpasar Timur).(sup/mah/hon/ant)
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pilkel-di-tps-20-desa-dangin-puri-kelod.jpg)