Berita Badung

Turunkan Tim, DLHK Badung Sebut Kebisingan di Canggu Tidak Melebihi Ambang Batas

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung memastikan polusi suara yang ada di Canggu, Kuta U

Tribun Bali
Dua alat pengukur suara yang digunakan DLHK Badung.   

 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung memastikan polusi suara yang ada di Canggu, Kuta Utara Badung.

Bahkan DLHK Badung menurunkan sejumlah tim untuk melakukan pengecekan tingkat kebisingan di sejumlah tempat hiburan. 


Hasilnya dari beberapa tempat hiburan yang dilakukan pengecekan suara musik yang ada tidak melebihi ambang batas dari yang ditentukan.

Bahkan pengengecekannpun menggunakan dua jenis alat dengan merk yang berbeda.


Kepala DLHK Badung I Wayan Puja mengakui pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan baku mutu tingkat kebisingan sejumlah akomodasi wisata.

Baca juga: BREAKING NEWS! ODGJ Wayan Kolok Berhasil Ditangkap di Buleleng, Kini Menuju ke RSJ Bangli

Pengecekan dilakukan pada sejumlah bar, beach club, maupun usaha lain yang menyajikan musik di kawasan Canggu. 


"Dalam pengecekan kita, menggunakan dua alat pengukuran dengan jenis yang berbeda. Alat tersebut kita tempatkan bersamaan pada jarak terdampak," katanya Senin 19 September 2022.


Dari hasil pengecekan, Puja mengaku tingkat kebisingan pada kisaran 67–70 desibel.

Artinya semua itu tidak ada yang melebihi 70 desibel.


"Dari pengecekan tidak ada yang melebihi ambang batas," sambiungnya.


Kendati demikian, pihaknya mengaku tingkat baku mutu kebisingan diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomer: 16 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Lingkungan Hidup dan Kriteria Baku Kerusakan Lingkungan Hidup.

Berdasarkan Pergub Bali 16 Tahun 2016  tersebut, diatur untuk kawasan perdagangan dan jasa tingkat kebisingan maksimal 70 desibel. 

Baca juga: Gubernur Wayan Koster Tak Anti Demo, Sebut Pernah Jadi Pemimpin Demo Semasa Kuliah 


Begitu juga kata Puja,  untuk kawasan perumahan dan pemukiman maksimal 55 desibel.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved