Berita Badung

Masih Menjamur di Badung, Sehari Satpol PP Amankan 46 Gepeng

Keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) di kabulaten Badung ternyata masih banyak.

TB/Istimewa
Puluhan Gepeng saat akan dipulangkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung pada Senin 19 September 2022 

 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) di kabulaten Badung ternyata masih banyak.

Pasalnya saat penertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung berhasil mengamankan 46 gepeng dalam sehari.

Puluhan Gepeng itu pun diamankan di Kecamatan Kuta tepatnya dari Kedonganan hingga sampai Jalam Dewi Sri Kuta.

Kendati sudah ditertibkan, penegak perda ini akan tetap melakukan pemantauan agar gepeng tidak muncul lagi.

Puluhan Gepeng saat akan dipulangkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung pada Senin 19 September 2022
Puluhan Gepeng saat akan dipulangkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Badung pada Senin 19 September 2022 (TB/Istimewa)

Kasatpol PP Badung, IGAK Surya Negara mengatakan jika penertiban gepeng akan terus dilakukan. Pasalnya keberadaan gepeng di Badung terus muncul meski sudah ada di pulangkan.

"Kita penertiban minggu 19 September 2022 kemarin. Penertiban dilakukan dari siang sampai malam dan berhasil mengamankan 46 gepeng," akunya Selasa 20 September 2020.

Diakui gepeng terjaring di wilayah kecamatan Kuta, tepatnya dari pertigaan Kedonganan, Pantai Kuta sampai dengan Seputaran Jalan Dewi Sri Nakula. Diakui saat dieamankan, beberapa gepeng sedang beraksi di trafic light dengan meminta-minta atau pengasong dan pedagang kerupuk.

"Setelah kita amankan, malam itu kita koordinasikan dengan Dinas Sosial. Sehingga ditampung didinas sosial," jelasnya.

Kendati demikian, setelah diberikan pengarahan pada Senin 19 September 2022 gepeng pun dikembalikan ke tempat asalnya yakni di ke Dinas Sosial Kabupaten Karangasem dan Sinsos Bangli.

" jadi gepeng ini sebagian besar dari Pedahan dan Munti gunung Karangasem seta dari Desa Trunyan Bangli," imbuhnya.

Sementara Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Badung I Nyoman Rai Dyatmika juga mengakui telah memulangkan 46 Gepeng pada Senin 19 September 2022. Diakui puluhan Gepeng tersebut berasal dari dua daerah yakni Kabupaten Bangli dan Karangasem.

"Beberapa Gepeng yang diamankan itu adalah orang lama yang sudah pernah dipulangkan," ujarnya.

Menurutnya, puluhan Gepeng tersebut telah dipulangkan ke daerah asalnya. Sebanyak 39 orang berasal dari Karangasem dan 7 orang lainnya dari Kintamani.

"Dari puluhan gepeng itu, sebanyak 16 orang dengan usia dewasa, sisanya sebanyak 30 orang merupakan anak-anak dengan usia terkecil 1,2 tahun," bebernya.

Lebih lanjut Dyatmika menjelaskan, sebelum dipulangkan puluhan gepeng sudah diberikan pembinaan. Sehingga diharapkan tidak kembali beroperasi, lantaran telah mengurangi kenyamanan masyarakat dan wisatawan. Kendati demikian pihaknha mencatat di tahun 2022 ini sampai bulan September pihaknua mencatat ada 84 Gepeng yang telah diamankan dan dipulangkan ke daerah asalnya. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved