Berita Bali

Ditangkap Kuasai 26 Paket Sabu, Suprapto Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Suprapto harus kembali merasakan dinginnya tembok penjara. Ini setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana

Penulis: Putu Candra | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Suprapto harus kembali merasakan dinginnya tembok penjara. Ini setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan tuntutan pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan (7,5 tahun).

Pria berumur 64 tahun ini dituntut pidana, karena kembali terjerat kasus narkoba. Suprapto ditangkap dengan barang bukti narkotik sabu sebanyak 26 paket.

"Terdakwa Suprapto dituntut selama tujuh tahun enam bulan penjara dan pidana denda sebesar Rp 2 miliar subsidair enam bulan penjara," jelas Gusti Agung Prami Pramita selaku penasihat hukum terdakwa ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rabu, 21 September 2022.

Menanggapi tuntutan JPU, kata Prami akan mengajukan pledoi (pembelaan) secara tertulis. "Nota pembelaan kami bacakan pada sidang pekan depan," ungkap pengacara yang tergabung di Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini.

Sementara itu, JPU Dewi Agustin Adiputri dalam surat tuntutannya menyatakan, terdakwa Suprapto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk menjadi perantara dalam jual beli narkotik golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram.

Sebagaimana dakwaan pertama JPU, perbuatan terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang- Undang Republik Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

Dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, terdakwa Suprapto ditangkap petugas kepolisian Polda Bali di sekitar wilayah hutan mangrove, Jalan Pura Candi Darmada, Pemogan, Denpasar Selatan, Minggu, 12 Juni 2022 pukul 22.30 Wita. Terdakwa ditangkap karena diduga terlibat peredaran narkotik.

Kemudian dilakukan penggeledahan pada terdakwa, dan petugas kepolisian menemukan 26 paket sabu siap edar seberat 8,18 gram brutto. Puluhan paket sabu itu disimpan terdakwa di dalam bekas bungkus rokok.

Saat diinterogasi, terdakwa mengungkapkan bahwa pemilik puluhan paket sabu itu adalah seorang perempuan bersama Aan. Terdakwa mengaku hanya disuruh oleh Aan, mengambil dan menempelkan kembali paket sabu itu.

Terdakwa sendiri mengaku, telah menempel 4 paket sabu di depan klub malam di daerah Pemogan. Itu atas perintah dari Aan. CAN

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved