Human Interest

KISAH HARU Ketut Sasih, Lansia yang Tinggal di Bawah Jurang Bersama Dua Kakaknya

Namun Ketut Sasih (71), harus melawan kondisi tersebut, demi mendapatkan uang untuk membeli kebutuhan makan. Bersama dua saudaranya di bawah jurang.

Ratu Ayu Astri Desiani
Ketut Sasih (kanan) menuturkan kisah hidupnya, yang tinggal dibawah jurang bersama kedua kakaknya, Rabu (21/9) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tubuhnya sejatinya tak lagi kuat, untuk berjalan jauh.

Terlebih rumahnya berada di bawah jurang.

Medan yang harus dilalui cukup berat.

Namun Ketut Sasih (71), harus melawan kondisi tersebut, demi mendapatkan uang untuk membeli kebutuhan makan.

Ketut Sasih merupakan warga asal Lingkungan Sangket, Kecamatan Sukadada, Buleleng.

Ia tinggal di bawah jurang.

Untuk menuju ke rumahnya, tidak ada akses untuk kendaraan.

Sehingga harus berjalan kaki selama 20 menit, menyusuri sawah dan hutan-hutan.

Baca juga: KISAH PILU! Kadek Dwi Putra Korban Kompor Mayat Meledak, Alami Trauma Jalan Nafas

Baca juga: KISAH HARU Warung Bakso Niken Terbakar, Rugi Rp 50 Juta Tapi Tetap Bersyukur

Namun Ketut Sasih (71), harus melawan kondisi tersebut, demi mendapatkan uang untuk membeli kebutuhan makan.

Ketut Sasih merupakan warga asal Lingkungan Sangket, Kecamatan Sukadada, Buleleng.
Namun Ketut Sasih (71), harus melawan kondisi tersebut, demi mendapatkan uang untuk membeli kebutuhan makan. Ketut Sasih merupakan warga asal Lingkungan Sangket, Kecamatan Sukadada, Buleleng. (Ratu Ayu)

Rumah milik Ketut Sasih nampak seperti rumah tua.

Dindingnya terbuat dari tanah, atapnya dari seng yang berumur sudah puluhan tahun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved