Berita Gianyar

Korban Meninggal ke-4 Tragedi Kompor Mayat Meledak di Blahbatuh Merupakan Anggota Band Rock a Bali

Korban Meninggal ke-4 Isiden Kompor Mayat Meledak di Gianyar Dikenal Sebagai Anggota Band Rock Bali

Istimewa
Foto semasa hidup I Ketut Adi Wiranata (32), korban meninggal ke-4 insiden kompor mayat meledak di Blahbatuh, Gianyar. Sosoknya dikenal luas sebagai drummer dari band Bali, Band A Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Korban Meninggal ke-4 Tragedi Kompor Mayat Meledak di Blahbatuh Merupakan Anggota Band Rock a Bali.

Suasana duka menyelimuti kediaman I Ketut Adi Wiranata (32) di Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali, Rabu 21 September 2022.

Ketut Adi (32) merupakan korban meninggal ke empat tragedi ledakan kompor mayat dengan luka bakar 60 persen saat upacara ngaben massal di Desa Selat Belega, Blahbatuh, Gianyar, Jumat 19 Agustus 2022 lalu.

Semasa hidupnya, Ketut Adi dikenal luas sebagai drummer grup band bergender rock, yakni Band Rock a Bali.

Pantauan Tribun Bali di rumah duka, ibu mendiang masih syok atas kabar duka anaknya. Iapun terlihat lemas duduk di teras rumahnya. Terlebih, sang ibu yang sedang sakit ini, tak bisa melihat jenazah anaknya yang masih dititipkan  di RSUP Sanglah itu. 

Sementara I Komang Ngurah Ardika, yang merupakan kakak mendiang, juga masih sangat berduka. Sorot matanya sayu dengan nada suaranya yang parau. Diketahui, Ardika juga menjadi korban dalam tragedi kompor mayat tersebut. Namun beruntung, lukanya tak separah adiknya. Ardika mengalami luka bakar di tangan dan pipi.

Sementara adiknya mengalami luka 60 persen. Sebab saat kejadian, korban ini berada dekat dengan ledakan bersama Oscar yang telah duluan meninggal dunia.

Dikarenakan lukanya itu, Ardika pun mengatakan ia tak pernah melihat kondisi adiknya dalam perawatan intensif di rumah sakit. Dia hanya mendengar kabar adiknya dari keluarga yang menjenguk. Dimana sebelum mengembuskan nafas terakhir, Selasa 20 September 2022 sekitar pukul 20.00 Wita, adiknya tersebut sudah bisa bicara meskipun dengan nada lemah. 

Baca juga: Dinsos Gianyar Usulkan Keluarga Korban Kompor Meledak Dapat Bantuan Kewirausahaan

"Sudah sebulan adik saya dirawat di sana. Saya kira adik saya akan sembuh. Karena sudah bisa bicara, dan tidak pernah mengeluhkan sakit. Tapi dua hari sebelum kepergiannya, kondisinya drop lagi, dia sesak napas, dan kemarin jam delapan malam dikabarkan meninggal," ujar Ardika. 

Suasana duka menyelimuti kediaman I Ketut Adi Wiranata (32) korban meninggal insiden Kompor Meledak di Blahbatuh yang berada di Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali, Selasa 21 September 2022.
Suasana duka menyelimuti kediaman I Ketut Adi Wiranata (32) korban meninggal insiden Kompor Meledak di Blahbatuh yang berada di Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali, Selasa 21 September 2022. (Tribun-Bali.com / I Wayan Eri Gunarta)

Saat Tribun Bali datang ke sana, jenazah mendiang masih di rumah sakit. Terkait prosesi apakah akan dikremasi di krematorium atau tidak, pihak keluarga masih akan menggelar rapat. "Prosesinya belum dibahas, nanti setelah ada kesepakatan keluarga kami akan ke griya," kata Ardika.

Ardika menceritakan riwayat semasa hidup adiknya. Kata dia, menjadi petugas kompor mayat merupakan kegiatan sambilan yang dilakukan ia bersama mendiang adiknya itu hampir sejak 15 tahun lalu. Dimana di luar kegiatan itu, adiknya memiliki berbagai kesibukan. Mulai dari menjadi drummer Band Rock a Bali hingga kegiatan megamel. Dia juga bekerja di sebuah villa di Ubud. 

"Adik saya suka musik dari kecil, mulai dari musik tradisional sampai band. Orangnya selalu ceria, dekat dengan keluarga, dan suka menghibur keluarga. Kami sangat kehilangan," tandasnya.

Hal yang paling menyedihkan dalam tragedi kompor mayat ini adalah, ketiga korban asal Banjar Intaran, yakni Oscar, Kadek Dwi dan Ketut Adi ini merupakan keluarga beda ayah dan ibu, namun mereka tinggal di satu pekarangan rumah. Hal itu pun menyebabkan rumah ini suram. Sebab ditinggalkan oleh tiga calon pemimpin keluarga. Dari ketiganya ini, hanya Ketut Adi yang belum menikah.

Dinsos Gianyar Usulkan Keluarga Korban Kompor Meledak Dapat Bantuan Kewirausahaan

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved