Bisnis

KUR Tembus Rp 9,5 Triliun, BRI Bali-Nusa Tenggara Optimistis Lampaui Target di Akhir Tahun

Bagaimana tidak, sampai dengan bulan Agustus 2022, KUR BRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terserap hingga Ro 9,5 triliun.

ist
BRI Regional Office Denpasar, kembali mencatatkan angka penyaluran KUR yang menggembirakan. Bagaimana tidak, sampai dengan bulan Agustus 2022, KUR BRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terserap hingga Ro 9,5 triliun. Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono, mengungkapkan, sebanyak 241.044 orang masyarakat di Bali, NTB, dan NTT telah menikmati KUR BRI dan didominasi sektor produktif. 

TRIBUN-BALI.COM -  BRI Regional Office Denpasar, kembali mencatatkan angka penyaluran KUR yang menggembirakan.

Bagaimana tidak, sampai dengan bulan Agustus 2022, KUR BRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terserap hingga Ro 9,5 triliun.

Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono, mengungkapkan, sebanyak 241.044 orang masyarakat di Bali, NTB, dan NTT telah menikmati KUR BRI dan didominasi sektor produktif.

Baca juga: Penyaluran KUR untuk UMKM di Jawa Tengah Jadi yang Terbesar di Indonesia, Ganjar: Kita Bersyukur

Baca juga: Dugaan Korupsi KUR di Bank BUMN Kota Denpasar, Tim Hukum Riza Sebut Ada Keterlibatan Pihak Lain

BRI Regional Office Denpasar, kembali mencatatkan angka penyaluran KUR yang menggembirakan.

Bagaimana tidak, sampai dengan bulan Agustus 2022, KUR BRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terserap hingga Ro 9,5 triliun.


Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono, mengungkapkan, sebanyak 241.044 orang masyarakat di Bali, NTB, dan NTT telah menikmati KUR BRI dan didominasi sektor produktif.
BRI Regional Office Denpasar, kembali mencatatkan angka penyaluran KUR yang menggembirakan. Bagaimana tidak, sampai dengan bulan Agustus 2022, KUR BRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terserap hingga Ro 9,5 triliun. Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono, mengungkapkan, sebanyak 241.044 orang masyarakat di Bali, NTB, dan NTT telah menikmati KUR BRI dan didominasi sektor produktif. (ist)

Respon positif dari masyarakat, akan kehadiran KUR dengan suku bunga rendah ini menyebabkan penyerapan KUR di wilayah Bali, NTB, dan NTT dapat dimaksimalkan.

Respon tersebut, disambut baik oleh BRI dengan memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan KUR baik yang diajukan melalui Unit Kerja BRI maupun secara online.

“Kami optimistis dapat melampaui target di tahun 2022.

Antusiasme masyarakat untuk berwirausaha, dan mengembangkan usaha mereka masih sangat tinggi.

Apalagi suku bunga yang ditawarkan sangat rendah, yakni 6 persen per tahun dengan jangka waktu sampai dengan 5 tahun.

Segmen penyalurannya masih sama, bisa untuk pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, pertambangan garam rakyat, pariwisata, jasa, maupun perdagangan” kata Rudy.

Syarat pengajuan KUR BRI sangat mudah, masyarakat bisa datang ke unit kerja BRI dengan membawa Identitas diri seperti E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Nikah (bagi yang sudah menikah), IUMK atau Surat Keterangan Usaha atau Surat Keterangan Domisili Usaha.

BRI Regional Office Denpasar, kembali mencatatkan angka penyaluran KUR yang menggembirakan.

Bagaimana tidak, sampai dengan bulan Agustus 2022, KUR BRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terserap hingga Ro 9,5 triliun.


Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono, mengungkapkan, sebanyak 241.044 orang masyarakat di Bali, NTB, dan NTT telah menikmati KUR BRI dan didominasi sektor produktif.
BRI Regional Office Denpasar, kembali mencatatkan angka penyaluran KUR yang menggembirakan. Bagaimana tidak, sampai dengan bulan Agustus 2022, KUR BRI di wilayah Bali dan Nusa Tenggara terserap hingga Ro 9,5 triliun. Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono, mengungkapkan, sebanyak 241.044 orang masyarakat di Bali, NTB, dan NTT telah menikmati KUR BRI dan didominasi sektor produktif. (ist)
Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved